BERITA TERKINI
PM Spanyol Peringatkan Krisis Pangan Bayangi Ekonomi Global akibat Konflik Timur Tengah

PM Spanyol Peringatkan Krisis Pangan Bayangi Ekonomi Global akibat Konflik Timur Tengah

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez memperingatkan potensi krisis pangan seiring konflik di Timur Tengah yang mulai memengaruhi perekonomian global. Peringatan itu ia sampaikan dalam surat kepada anggota Partai Pekerja Sosialis Spanyol (PSOE) pada Minggu (29/3/2026).

Dalam surat tersebut, Sanchez menyebut konflik yang telah berlangsung selama sebulan membawa dampak luas, mulai dari korban jiwa hingga gangguan ekonomi. “Kita telah hidup dalam perang terbuka di Timur Tengah selama sebulan: lebih dari 2.000 orang tewas, empat juta orang terpaksa mengungsi, rantai pasokan terganggu, harga minyak dan gas meningkat tajam, serta krisis pangan membayangi,” ujar Sanchez.

Ia menilai lonjakan harga energi dan terganggunya rantai pasokan telah menambah tekanan di pasar global. Sanchez juga menegaskan sikap Spanyol yang menentang perang tersebut dan mendorong agar konflik segera dihentikan, dengan tujuan melindungi masyarakat dari dampak gejolak ekonomi.

Pada Maret tahun ini, harga energi dilaporkan mengalami lonjakan seiring eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Dampak perang juga disebut memicu terhentinya lalu lintas di Selat Hormuz, jalur strategis pengiriman komoditas energi dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global yang menyumbang sekitar 20 persen perdagangan minyak dan gas alam cair dunia.

Selain itu, serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang.