JANTHO — Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah, Tgk. H. M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag., melakukan kunjungan silaturrahmi ke dua pesantren unggulan di Aceh Besar, yakni Muamalat Solidarity Boarding School (MSBS) di Jantho dan Dayah Insan Qur’ani di Desa Aneuk Batee, Kecamatan Suka Makmur, Kamis (7/5/2026).
Dalam kunjungan ke MSBS, Tgk. Fadhil Rahmi didampingi Kepala Madrasah Aliyah Al Zahrah, Munawar, S.Pd., serta Bidang Bahasa Pesantren, Fajri, S.Pd.I. Rombongan disambut Direktur Pendidikan MSBS, Gunawan Indra, di kediaman kerjanya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah penerapan transaksi belanja tanpa uang tunai (cashless) bagi santri di lingkungan MSBS. Munawar mengamati langsung praktik transaksi cashless tersebut dan menilai sistem itu bermanfaat untuk mencegah kehilangan uang di kalangan santri.
Ia juga menyebut kartu yang digunakan berukuran seperti KTP dan dapat berfungsi sebagai rekam kehadiran santri dalam berbagai aktivitas di pesantren. Menurut Munawar, orang tua atau wali santri juga dapat memantau keuangan dan aktivitas anak melalui sistem tersebut, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak MSBS.
Usai kegiatan di MSBS, sekitar pukul 14.30, Tgk. Fadhil bersama tim melanjutkan kunjungan ke Dayah Insan Qur’ani. Kedatangan rombongan disambut pimpinan dayah, Ust. H. Muzakkir Zulkifli, S.Ag., di kompleks Dayah Insan Qur’ani.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak berdiskusi mengenai pengembangan sekolah dan kedudukan lembaga pengembangan potensi di pesantren modern. Mereka juga menyinggung pentingnya memperkuat hubungan diplomasi antarlembaga pendidikan pesantren.
“Sebagai lembaga pendidikan Islam kita penting memperkokoh hubungan diplomasi ini agar lebih maksimal mencapai tujuan yang sama demi melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman,” kata Tgk. Fadhil.
Ia menambahkan, rencana strategis berikutnya adalah perlunya pengawasan bersama antarpesantren agar tidak terjerumus pada hal-hal yang dapat mencoreng nama baik pesantren di masyarakat. Tgk. Fadhil juga mengajak semua pihak dan masyarakat untuk mendoakan agar lembaga pesantren dijauhkan dari berbagai tipu daya dan fitnah.
Sementara itu, Tgk. Muzakkir menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pesantren Al Zahrah. Ia mengaku senang atas kedatangan Tgk. Fadhil beserta rombongan, seraya menyebut pentingnya sinergi antarlembaga dayah untuk memperkuat agenda kedayahan. Pernyataan tersebut disampaikan didampingi bagian kesantrian, Ust. Muhibussabri, Lc.
Pertemuan yang berlangsung santai itu kemudian ditutup dengan minum kopi bersama.