BERITA TERKINI
PGN Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia-Pasifik Versi TIME, Peringkat 288

PGN Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia-Pasifik Versi TIME, Peringkat 288

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) masuk dalam daftar 500 perusahaan terbaik di Asia-Pasifik versi Majalah TIME. Dalam pemeringkatan tersebut, perusahaan gas milik negara itu menempati peringkat ke-288 dengan skor 82,65.

Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto menyatakan pencapaian ini menempatkan PGN sejajar dengan ratusan korporasi besar di kawasan regional. Ia juga menyebut PGN termasuk dalam 19 perusahaan asal Indonesia yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap ekonomi global.

“Pengakuan dari Majalah TIME merupakan sebuah kehormatan atas dedikasi seluruh Perwira PGN, khususnya pada momen saat dunia menghadapi tantangan ekonomi yang cukup kompleks,” ujar Arief dalam keterangan resmi, Minggu (22/2/2026).

Pemeringkatan yang dilakukan TIME bersama Statista menggunakan tiga indikator utama, yakni kepuasan karyawan, pertumbuhan pendapatan, serta standar lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG).

Dari sisi sumber daya manusia, PGN mencatat tingkat keterikatan karyawan sebesar 87,74% yang masuk kategori tinggi. Sementara tingkat perputaran tenaga kerja dilaporkan kurang dari 3%, yang mencerminkan stabilitas organisasi di tengah persaingan industri energi.

Dari sisi kinerja keuangan, pendapatan PGN menunjukkan tren pertumbuhan dalam tiga tahun terakhir. Pendapatan perusahaan tercatat meningkat dari 3,57 miliar dollar AS pada 2022 menjadi 3,78 miliar dollar AS pada 2024.

Arief mengatakan stabilitas tersebut didukung strategi perusahaan dalam memaksimalkan infrastruktur gas bumi dan menjaga efisiensi operasional. “PGN konsisten menerapkan fondasi transformasi perusahaan yang sehat sejak tahun 2022. Konsistensi ini membuat PGN berhasil dalam mempertahankan kinerja operasional yang positif di tengah perekonomian global yang dinamis,” kata dia.

Menurut Arief, masuknya PGN dalam daftar perusahaan terbaik Asia-Pasifik dinilai dapat menjadi modal untuk memperkuat ekspansi bisnis, termasuk menarik minat investor global di sektor energi. Ia juga menyinggung perbaikan tata kelola perusahaan, yang mencakup pengurangan risiko ESG, penerapan transparansi, serta kontribusi sosial melalui berbagai program tanggung jawab perusahaan.

Arief menambahkan, pengakuan ini menjadi dorongan bagi PGN untuk memperluas peran dalam mendukung ketahanan energi nasional serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok energi regional. “Kami percaya, dengan fundamental bisnis yang sehat serta pengelolaan operasional yang efisien, PGN akan terus maju melampaui perkembangan ekonomi,” ujarnya.

Informasi mengenai pencapaian tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi Direktur Utama PGN yang dirilis pada Minggu (22/2/2026).