BERITA TERKINI
Pertamina Marine Solutions Soroti Peran SDM dalam Digitalisasi Logistik Maritim di ADIPEC 2025

Pertamina Marine Solutions Soroti Peran SDM dalam Digitalisasi Logistik Maritim di ADIPEC 2025

JAKARTA — Pertamina Marine Solutions (PMSol), anak usaha Subholding Integrated Marine Logistics Pertamina International Shipping (PIS), untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2025. Kehadiran ini disebut sebagai langkah strategis untuk memperluas jejaring Indonesia dalam ekosistem logistik energi dan maritim global.

Selama empat hari penyelenggaraan, ADIPEC mempertemukan pemimpin industri energi, maritim, dan teknologi dari berbagai negara. Delegasi PMSol mengikuti sejumlah pertemuan bisnis dan diskusi strategis, serta menerima kunjungan dari jajaran Pertamina Group. Dalam forum tersebut, PMSol menjajaki peluang kolaborasi internasional sekaligus menampilkan kemampuan maritim Indonesia di tingkat global.

Dalam sesi konferensi bertajuk “Shaping the Future of Maritime Logistics with Digital Technologies”, Direktur PMSol Dian Prama Irfani menekankan bahwa transformasi digital di sektor maritim tidak dapat berjalan tanpa kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang memadai.

“Banyak proyek digital berhenti pada tahap pilot bukan karena teknologinya kurang memadai, tetapi karena kesiapan sumber daya manusia yang belum berkembang. Orang adalah ‘operating system’ industri maritim, sementara AI dan data hanyalah aplikasinya,” kata Irfani dalam keterangan tertulis, Senin (17/11/2025).

Irfani menjelaskan, sejumlah teknologi seperti smart-port, kecerdasan buatan, digital twins, hingga Just-In-Time port calls semakin banyak diterapkan. Namun, menurut dia, keberhasilan implementasinya tetap ditentukan oleh kompetensi manusia. Ia menyebut tiga kemampuan yang dibutuhkan ke depan, yakni transformasi kognitif, kolaborasi manusia–mesin, dan ketahanan adaptif.

“Saat algoritma menjadi umum, judgment menjadi pembeda. Ketika otomatisasi menjadi standar, etika menjadi strategi,” ujarnya.

PMSol juga menyampaikan bahwa dalam dua tahun terakhir perusahaan memperkuat bisnis inti sekaligus mempercepat digitalisasi operasional. Pengembangan talenta maritim nasional disebut menjadi bagian penting dari arah transformasi tersebut.

“Technology transforms systems, but people transform performance. Masa depan logistik maritim akan dibentuk bukan hanya dengan mendigitalisasi kapal dan pelabuhan, tetapi juga kesiapan manusianya,” kata Irfani.

PMSol menilai partisipasi di ADIPEC 2025 membuka peluang kolaborasi yang lebih luas serta memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan logistik energi global.