Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan persatuan dunia saat peringatan 80 tahun berdirinya organisasi tersebut. Ia menekankan bahwa berbagai krisis global hanya dapat diatasi melalui solusi bersama.
“Sering kali justru di saat-saat tergelap, ketika keputusasaan mengintai dan perpecahan semakin dalam, umat manusia bersatu untuk mengukir sejarah,” kata Guterres, Sabtu (20/9/2025).
Guterres menyebut PBB sebagai “warisan hidup” yang dijalankan oleh orang-orang yang mengabdi di bawah panjinya. Menurutnya, PBB bukan sekadar gedung atau dokumen, melainkan hadir dalam kerja para penjaga perdamaian, pekerja kemanusiaan, diplomat, serta masyarakat sipil yang berupaya mengubah dunia melalui pengabdian.
Ia juga menyoroti sejumlah pencapaian PBB selama delapan dekade, antara lain upaya mencegah perang, peningkatan pendidikan dan kesehatan global, serta penyelamatan nyawa melalui bantuan kemanusiaan.
Meski demikian, Guterres menegaskan bahwa nilai PBB tidak hanya terletak pada capaian yang telah diraih, tetapi juga pada tantangan yang masih menanti. Karena itu, ia mendorong negara-negara anggota untuk memperkuat kerja sama multilateral.

