BERITA TERKINI
Peringatan 71 Tahun KAA, Fadli Zon Tekankan Diplomasi Budaya untuk Perdamaian

Peringatan 71 Tahun KAA, Fadli Zon Tekankan Diplomasi Budaya untuk Perdamaian

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan bahwa “Bandung Spirit” yang lahir dari Konferensi Asia-Afrika (KAA) tetap relevan di tengah ketidakpastian global saat ini. Hal itu ia sampaikan dalam peringatan 71 tahun KAA di Bandung.

Menurut Fadli, semangat KAA bukan sekadar warisan sejarah, melainkan pedoman moral untuk membangun tatanan dunia yang lebih damai dan berkeadilan. Ia menilai prinsip-prinsip yang lahir dari KAA, termasuk nilai-nilai dalam Dasasila Bandung, masih penting dalam menghadapi kondisi dunia yang kian terfragmentasi.

Fadli juga menekankan perlunya menempatkan kebudayaan sebagai pilar utama dalam diplomasi internasional. Selain menjaga identitas bangsa, kebudayaan dinilainya dapat menjadi medium dialog yang menjembatani perbedaan antarnegara, khususnya di kawasan Asia dan Afrika.

Di tengah arus globalisasi yang semakin terbuka, ia menyebut kebudayaan memiliki posisi strategis. Kebudayaan dipandang berperan sebagai benteng untuk melindungi jati diri nasional, sekaligus sarana memperkuat hubungan antarbangsa.

Ia turut mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap warisan budaya sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian berkelanjutan. Menurutnya, konflik global tidak boleh sampai menghapus identitas sejarah suatu bangsa atau membungkam keberagaman budaya.

Fadli menilai nilai solidaritas, kesetaraan, dan kerja sama yang menjadi fondasi KAA dapat menjadi kekuatan moral dalam merespons berbagai tantangan global, mulai dari konflik geopolitik hingga ketimpangan antarnegara.