Tata kelola global merupakan sebuah sistem yang kompleks, melibatkan beragam aktor dalam mengatur berbagai isu yang melampaui batas negara. Dalam praktiknya, tata kelola ini tidak hanya dijalankan oleh negara, tetapi juga oleh aktor non-negara yang turut memengaruhi proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan kebijakan di tingkat internasional.
Ruang lingkup tata kelola global mencakup sejumlah bidang utama yang berdampak luas, mulai dari perdamaian dan keamanan hingga urusan ekonomi. Selain itu, isu lingkungan dan hak asasi manusia juga menjadi bagian penting dari agenda yang ditangani melalui mekanisme dan kerja sama lintas batas.
Dengan banyaknya isu yang saling terkait dan melibatkan kepentingan berbagai pihak, tata kelola global kerap dipandang sebagai sistem rumit. Keterlibatan aktor negara dan non-negara menjadi elemen penting dalam membentuk arah pengelolaan isu-isu tersebut, terutama ketika tantangan yang dihadapi bersifat global dan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

