BERITA TERKINI
Pemprov Papua Pegunungan Bangun Sekolah Global Training Center di Jayawijaya untuk Peningkatan SDM

Pemprov Papua Pegunungan Bangun Sekolah Global Training Center di Jayawijaya untuk Peningkatan SDM

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) membangun Sekolah Global Training Center di Napusa, Kabupaten Jayawijaya. Pembangunan sekolah tersebut ditujukan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di wilayah Papua Pegunungan.

Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Papua Pegunungan, Simon Sembor, mengatakan Sekolah Global Training Center dibangun sesuai arahan gubernur. Sekolah ini disiapkan untuk mempersiapkan generasi muda Papua Pegunungan agar dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Simon, Sekolah Global Training Center akan menampung putra-putri terbaik Papua Pegunungan, khususnya siswa yang menempati peringkat satu hingga lima besar dari setiap SMA/SMK di daerah tersebut. Para siswa akan dibekali berbagai pengetahuan sebelum melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta, di dalam maupun luar negeri.

Ia menjelaskan, sebagai organisasi perangkat daerah teknis, Disdikbud Papua Pegunungan akan mendukung pelaksanaan program dan kebijakan kepala daerah, termasuk program Papua Cerdas. Program tersebut disebut akan disandingkan dengan program Indonesia Emas 2045, dan Sekolah Global Training Center dipandang sebagai langkah awal untuk mewujudkan target tersebut.

Simon juga menyatakan dukungan terhadap kebijakan dan program Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo dan Ones Pahabol, dalam upaya menciptakan generasi Papua yang cerdas dan unggul di masa mendatang.

Dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, sejumlah kegiatan turut dilaksanakan, di antaranya lomba cerdas cermat untuk pelajar SD dan SMP serta lomba pidato bagi siswa SMA se-Papua Pegunungan. Selain itu, dilakukan kegiatan anjangsana dan penanaman pohon di TK dan SMA Kristen Wamena dengan melibatkan Dharma Wanita Persatuan dan TP PKK Papua Pegunungan.