BERITA TERKINI
Pemkab Raja Ampat Terima Kunjungan Dubes Bulgaria, Bahas Promosi Wisata hingga Penguatan SDM

Pemkab Raja Ampat Terima Kunjungan Dubes Bulgaria, Bahas Promosi Wisata hingga Penguatan SDM

Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, menerima kunjungan Duta Besar Republik Bulgaria untuk Indonesia, Tanya Dimitrova, dalam pertemuan yang membahas peluang kerja sama di sektor pariwisata. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dengan semangat kolaborasi, termasuk membicarakan promosi, investasi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Klasina Rumbekwan, mengatakan pertemuan antara duta besar dan Bupati Raja Ampat membahas sejumlah peluang kolaborasi, mulai dari promosi objek wisata hingga rencana program pengalaman kerja di luar negeri bagi generasi muda daerah. Pernyataan itu disampaikan di Waisai, Rabu (25/2).

“Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan secara langsung Raja Ampat sekaligus membuka ruang kerja sama internasional,” kata Klasina.

Menurutnya, Raja Ampat selama ini dikenal luas di mancanegara melalui berbagai publikasi dan rekomendasi wisata. Namun, kunjungan tersebut menjadi momen bagi pihak Kedutaan Bulgaria untuk melihat langsung destinasi wisata unggulan di wilayah Raja Ampat.

Salah satu agenda yang turut dibahas adalah peluang bagi generasi muda Raja Ampat yang memiliki kemampuan bahasa Inggris untuk memperoleh pengalaman kerja di sektor pariwisata di Bulgaria, khususnya bidang perhotelan dan layanan wisata. Klasina menjelaskan peran kedutaan dalam rencana tersebut sebatas memfasilitasi komunikasi dengan agen penyalur tenaga kerja.

Ia menegaskan proses seleksi dan administrasi tetap dilakukan oleh agen resmi di Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku. “Ada tahapan dan mekanisme seleksi. Kedutaan hanya membantu membuka komunikasi, sedangkan proses teknis ditangani agen,” ujarnya.

Program pengalaman kerja itu, kata Klasina, direncanakan berlangsung selama enam bulan dan ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun mendatang. Peserta akan ditempatkan di sektor hospitality untuk memperdalam pemahaman mengenai manajemen layanan wisata sebelum kembali dan berkontribusi pada pengembangan pariwisata Raja Ampat.

“Kita berharap pengalaman tersebut dapat memperkuat kualitas SDM lokal sehingga mampu meningkatkan daya saing dan standar pelayanan pariwisata di daerah,” kata Klasina.