BERITA TERKINI
Pemerintah Perkuat Kerja Sama Energi dengan Rusia, Pasokan Minyak Mentah Disebut Aman hingga Desember

Pemerintah Perkuat Kerja Sama Energi dengan Rusia, Pasokan Minyak Mentah Disebut Aman hingga Desember

Pemerintah menyatakan terus memperkuat langkah pengamanan pasokan energi di tengah dinamika global, salah satunya melalui kerja sama dengan Rusia untuk memenuhi kebutuhan minyak mentah dalam negeri.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan hasil pertemuannya dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis, 16 April 2026. Dalam pertemuan itu, Rusia disebut siap memasok minyak mentah guna mendukung ketahanan energi Indonesia.

“Alhamdulillah cukup menggembirakan bahwa kita akan mendapat pasokan crude (minyak mentah) dari Rusia,” kata Bahlil.

Bahlil menjelaskan, kebutuhan impor minyak Indonesia saat ini mencapai sekitar 1 juta barel per hari. Kondisi tersebut mendorong pemerintah terus mencari sumber pasokan dari berbagai negara.

Ia menambahkan, atas arahan Presiden, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan minyak mentah tetap terjaga sepanjang tahun. “Bapak Presiden selalu berpikir untuk bagaimana caranya agar ketersediaan kita satu tahun itu harus tetap ada. Saya menindaklanjuti untuk crude satu tahun dari mulai bulan ini sampai dengan bulan Desember, Insyaallah sudah aman. Jadi kita enggak perlu risau, tinggal kita meningkatkan produksi dari kilang kita,” ujarnya.

Selain ketersediaan pasokan, pemerintah juga menekankan aspek efisiensi harga dalam setiap kerja sama impor energi. Bahlil menegaskan, harga yang disepakati diupayakan tidak melampaui harga pasar. “Yang jelas kita akan mencoba untuk tidak boleh lebih dari harga pasar. Harga di bawah pasar itu jauh lebih baik, tapi minimal sama dengan harga pasar,” katanya.