Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan persiapan penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi tetap berjalan lancar di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Meski belum ada kejelasan mengenai perdamaian di tengah situasi Iran yang diserang Amerika Serikat dan Israel, Dahnil menegaskan Pemerintah Indonesia terus mengupayakan pelayanan terbaik bagi calon jemaah haji.
Dalam keterangannya pada Minggu (29/3/2026), Dahnil mengatakan berbagai persiapan dari pihak Indonesia maupun Arab Saudi berlangsung tanpa kendala berarti. “Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kendala dalam persiapan, baik dari sisi Indonesia maupun pihak Arab Saudi. Kita berdoa kepada Allah SWT semoga penyelenggaraan Haji 2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman, bagi seluruh jemaah. Kami juga memohon doa dari seluruh Rakyat Indonesia agar seluruh proses ini diberikan kemudahan,” ujarnya.
Melalui kunjungan kerja ke Arab Saudi, Kementerian Haji Indonesia melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan operasional haji sekaligus berkoordinasi dengan otoritas setempat.
Dahnil menegaskan pemerintah akan terus memastikan tahapan penyelenggaraan haji berjalan optimal demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaah.
Ia juga menyoroti makna ibadah haji sebagai simbol perdamaian dunia di tengah dinamika konflik global. Menurutnya, nilai-nilai universal dalam ibadah haji diharapkan dapat menginspirasi negara-negara yang tengah berkonflik untuk mengedepankan dialog dan perdamaian. “Haji harus menjadi instrumen untuk menghadirkan perdamaian dan keselamatan bagi seluruh umat manusia,” katanya.
Adapun kuota calon jemaah haji Indonesia tahun ini tercatat sebanyak 221 ribu orang. Jumlah tersebut terdiri atas 203.320 calon jemaah haji reguler termasuk lanjut usia, serta 17.680 calon jemaah haji khusus.
Rencana keberangkatan kelompok terbang pertama calon jemaah haji Indonesia dijadwalkan pada 22 April 2026. Sementara puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah, diperkirakan jatuh pada 26 Mei 2026.

