BERITA TERKINI
Pemerintah Dorong Industri Gim, Kemhan Klarifikasi Kerja Sama Pertahanan, hingga Diplomasi Prabowo di Eropa

Pemerintah Dorong Industri Gim, Kemhan Klarifikasi Kerja Sama Pertahanan, hingga Diplomasi Prabowo di Eropa

Sejumlah isu strategis mewarnai pemberitaan politik pada Selasa (14/4), mulai dari penguatan ekonomi kreatif berbasis teknologi, klarifikasi pemerintah terkait kerja sama pertahanan, hingga agenda diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto di panggung internasional.

Di dalam negeri, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong penguatan industri gim nasional. Dorongan itu disampaikan saat menerima audiensi manajemen talenta dan industri kreatif WHIM Management Indonesia di Istana Wakil Presiden, Jakarta. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kreatif berbasis teknologi di Indonesia.

Di bidang pertahanan, Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa permintaan izin lintas udara atau Overflight Clearance yang diajukan Amerika Serikat tidak tercantum dalam perjanjian Major Defense Cooperation Partnership (MDCP). Kepastian itu disampaikan Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, yang menyebut isi Letter of Intent (LoI) terkait izin tersebut tidak masuk dalam MDCP.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf menyatakan skema perebutan atau “war” tiket haji masih sebatas wacana. Ia menegaskan calon jemaah yang telah mengantre bertahun-tahun tidak perlu khawatir.

Dari ranah diplomasi, Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk kembali ke Rusia pada Mei dan Juli 2026. Undangan itu disebut terkait kehadiran Prabowo pada acara pameran industri, dengan salah satu agenda digelar di Kota Kazan, Tatarstan.

Prabowo juga melanjutkan rangkaian kunjungan luar negerinya ke Eropa. Presiden RI dilaporkan tiba di Paris, Prancis, pada Senin (13/4) malam pukul 23.50 waktu setempat, setelah merampungkan agenda kenegaraan di Moskow, termasuk pertemuan selama lima jam dengan Presiden Putin.