BERITA TERKINI
Pemerintah Cari Sumber Impor Nafta Baru di Tengah Kekhawatiran Gangguan Pasokan dari Timur Tengah

Pemerintah Cari Sumber Impor Nafta Baru di Tengah Kekhawatiran Gangguan Pasokan dari Timur Tengah

Sejumlah negara dilaporkan berupaya mengamankan pasokan nafta, bahan baku penting untuk industri plastik. Korea Selatan, misalnya, memberlakukan larangan ekspor nafta mulai Jumat (27/3) sebagai langkah menjaga ketersediaan domestik di tengah kekhawatiran potensi gangguan impor.

Di Indonesia, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pemerintah tengah mencari sumber alternatif bahan baku plastik untuk mengantisipasi gangguan impor dari negara-negara di Timur Tengah. Pernyataan itu disampaikan Budi saat menjawab pertanyaan wartawan usai konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Menurut Budi, situasi di Timur Tengah berdampak pada aktivitas impor nafta yang digunakan untuk memproduksi plastik. “Nafta itu kita impor dari Timur Tengah. Jadi kita terdampak dari bahan baku, yang kita impor dari Timur Tengah. Apa yang kemudian kita lakukan? Kita sekarang mencari alternatif pengganti, atau alternatif dari negara lain,” ujarnya.

Budi menjelaskan nafta merupakan senyawa hidrokarbon turunan minyak bumi yang menjadi bahan baku utama untuk memproduksi resin plastik, karet, dan pelarut. Ia menambahkan, pemerintah telah melakukan pendekatan dengan sejumlah negara, termasuk India, serta pihak lain di kawasan Afrika dan Amerika.

Namun, ia mengakui proses peralihan sumber pasokan membutuhkan waktu. “Memang ini butuh waktu, karena tiba-tiba dari Timur Tengah harus pindah ke negara lain. Jadi kita harapan proses ini bisa berjalan dengan baik, sehingga harga bisa kembali normal,” kata Budi.

Kementerian Perdagangan juga telah berdiskusi dengan asosiasi dan pelaku industri untuk mencari alternatif pasokan di luar Timur Tengah. Selain itu, Kemendag terus berkomunikasi dengan perwakilan Pemerintah Indonesia di luar negeri guna membantu menemukan pemasok baru agar pasokan bahan baku plastik tetap lancar.

Budi menekankan kondisi serupa tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di sejumlah negara lain seperti Singapura, China, Korea Selatan, Thailand, dan Taiwan. “Tapi kita untuk bahan baku terus kita lakukan sehingga produksi di dalam negeri tetap normal kembali dan pasokan plastik tetap dijaga dengan baik,” ujarnya.