BERITA TERKINI
PBSI Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan Asosiasi Bulutangkis Jepang saat Indonesia Masters 2026

PBSI Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan Asosiasi Bulutangkis Jepang saat Indonesia Masters 2026

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menggelar pertemuan resmi dengan Presiden Asosiasi Bulutangkis Jepang, Mitsuru Murai, bertepatan dengan ajang Indonesia Masters 2026. Pertemuan ini disebut menjadi bagian dari diplomasi olahraga PBSI sekaligus upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Jepang.

Ketua Umum PBSI M. Fadil Imran mengapresiasi kehadiran Murai beserta jajaran. Ia menilai Indonesia Masters merepresentasikan persahabatan dan sportivitas kedua negara. “Turnamen ini perayaan bulutangkis dunia sekaligus cerminan hubungan erat Indonesia dan Jepang,” ujar Fadil Imran, dikutip dari laman PBSI, Minggu, 25 Januari 2026.

Fadil Imran juga menekankan bahwa Indonesia dan Jepang memiliki sejarah serta kontribusi besar bagi perkembangan bulutangkis dunia. Menurutnya, Jepang bukan semata pesaing, melainkan mitra strategis PBSI, terutama karena kedua asosiasi dinilai memiliki kesamaan nilai profesionalisme, disiplin, serta sistem pembinaan atlet.

Dalam pertemuan tersebut, PBSI menyampaikan apresiasi atas pengajuan nota kesepahaman (MoU) dari Asosiasi Bulutangkis Jepang. PBSI menyatakan MoU itu resmi diterima pada 1 Desember 2025, dengan ruang lingkup kerja sama meliputi pelatihan bersama, pertukaran keahlian, dan pengembangan atlet usia muda.

Kolaborasi juga mencakup aspek manajemen kompetisi dan pembinaan prestasi tinggi. Selain kerja sama teknis, PBSI membuka peluang kemitraan bisnis dan komersial di bidang bulutangkis, termasuk kemungkinan penyelenggaraan event bersama, sponsor lintas negara, serta pengembangan industri olahraga.

Pertemuan turut membahas persiapan Asian Games 2026 di Jepang. PBSI berharap dukungan terkait kamp pelatihan, logistik, dan koordinasi berkelanjutan, serta menyoroti pentingnya fasilitasi visa olahraga bagi atlet Indonesia. Kemudahan visa dinilai krusial untuk mendukung kelancaran program latihan dan kompetisi.

“Kerja sama ini diharapkan melahirkan kolaborasi konkret bagi kemajuan bulutangkis global,” ucap Fadil Imran.