BERITA TERKINI
PBNU Bertemu Dubes Arab Saudi, Serukan Jalur Diplomasi untuk Hentikan Konflik Timur Tengah

PBNU Bertemu Dubes Arab Saudi, Serukan Jalur Diplomasi untuk Hentikan Konflik Timur Tengah

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf bersama Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla bertemu Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al-Amudi, di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, Ulil menekankan pentingnya penyelesaian melalui diplomasi antarnegara agar konflik yang masih bergejolak tidak semakin menimbulkan kerugian bagi banyak pihak. PBNU, kata Ulil, mendorong tercapainya solusi diplomatik dan mengharapkan semua pihak menghentikan perang yang sedang berlangsung.

Ulil juga menyatakan PBNU akan mengajak organisasi kemasyarakatan Islam lainnya untuk mendukung sikap serupa. Selain itu, PBNU mendorong pemerintah Indonesia ikut mendesak ditempuhnya jalur diplomatik untuk mengatasi situasi di kawasan Teluk.

Ulil menyampaikan, Dubes Arab Saudi menyesalkan eskalasi konflik karena dampaknya yang luas. Menurut pemaparan Dubes Al-Amudi, dampak tersebut tidak hanya dirasakan di kawasan Teluk, tetapi juga berpotensi meluas secara global, termasuk ancaman krisis ekonomi.

Ulil menambahkan, Dubes Arab Saudi berharap NU terus menyuarakan keprihatinan atas situasi yang kian mencemaskan sekaligus memberi dukungan terhadap upaya pemerintah Saudi dalam meredakan konflik.

Senada dengan Ulil, Yahya Cholil Staquf menegaskan posisi NU yang berdiri bersama pemerintah dalam mengupayakan perdamaian. Ia juga menyatakan simpati mendalam atas konflik berkepanjangan yang semakin meluas, serta menyampaikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

“NU berdiri bersama pemerintah Saudi, bersimpati bersama pemerintah Saudi, dan tentu saja bersimpati serta mendukung perjuangan rakyat Palestina,” ujar Yahya.