Patrick Kluivert kembali harus menelan kegagalan untuk mencapai panggung Piala Dunia 2026, kali ini lewat perannya sebagai penasihat di Timnas Suriname. Setelah sebelumnya berpisah dengan Timnas Indonesia pada Oktober 2025, proyek terbarunya bersama Suriname juga berakhir setelah tim tersebut tersingkir di babak playoff interkontinental.
Perjalanan Kluivert menuju Piala Dunia 2026 disebut penuh lika-liku. Seusai gagal menjaga asa Timnas Indonesia di putaran keempat dan mengakhiri kerja sama pada Oktober 2025, Kluivert sempat tidak memiliki pekerjaan selama lima bulan. Pada awal tahun ini, ia kemudian menerima tantangan baru di Suriname dan bekerja bersama sesama legenda sepak bola, Clarence Seedorf.
Namun, kehadiran dua nama besar tersebut belum mampu membawa Suriname melangkah lebih jauh. Dalam laga playoff interkontinental yang digelar di Stadion BBVA pada Jumat (27/3/2026) pagi WIB, Suriname sempat berada di posisi menguntungkan sebelum akhirnya kalah dari Bolivia.
Suriname sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat pada menit ke-12. Akan tetapi, Bolivia membalikkan keadaan lewat dua gol pada menit ke-78 dan 90+3. Suriname berupaya menekan hingga sisa waktu pertandingan, tetapi skor tetap tidak berubah.
Kekalahan ini memastikan Suriname tersingkir dari perebutan tiket ke Piala Dunia 2026. Sementara itu, Bolivia melaju ke final playoff dan dijadwalkan menghadapi Irak pada 1 April mendatang.

