BERITA TERKINI
Pasar Malam Indonesia di Phnom Penh Perkuat Diplomasi Budaya dan Ekonomi

Pasar Malam Indonesia di Phnom Penh Perkuat Diplomasi Budaya dan Ekonomi

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh menyelenggarakan Phsaar Reatrei Indonesia atau Pasar Malam Indonesia di Chaktomuk Walk Street, Phnom Penh, pada 25–26 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan diplomasi budaya dan ekonomi Indonesia di Kamboja.

Berdasarkan keterangan di situs Kementerian Luar Negeri RI pada Selasa, 28 April 2026, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kuasa Usaha Ad-Interim RI untuk Kamboja, Krishnajie, bersama Secretary of State Kementerian Pariwisata Kamboja Dr. Thok Sokhom serta Direktur Departemen Pariwisata Provinsi Phnom Penh Mom Veasna.

Dalam sambutannya, KBRI menyatakan Phsaar Reatrei Indonesia dirancang sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi Indonesia–Kamboja melalui promosi budaya, kuliner, dan produk nasional.

Pada pembukaan acara, KBRI Phnom Penh juga menganugerahkan sertifikat Duta Rasa Nusantara kepada dua restoran Indonesia di Phnom Penh, Bengawan Solo dan Warung Bali. Penghargaan itu diberikan atas kontribusi keduanya dalam menyajikan kuliner autentik Indonesia di Kamboja.

Selama dua hari pelaksanaan, masyarakat lokal dan wisatawan asing berkesempatan mengenal serta membeli berbagai produk fast moving consumer goods (FMCG) Indonesia, mulai dari makanan, minuman, obat-obatan, produk perawatan diri, hingga fesyen batik. Pengunjung juga dapat menikmati beragam hidangan khas Nusantara serta menyaksikan rangkaian pertunjukan seni dan budaya melalui Malam Budaya.

Acara budaya tersebut menampilkan tarian tradisional, musik, pertunjukan penyanyi Indonesia yang berkarier di Kamboja, DJ Indonesia, hingga penampilan grup musik lokal. KBRI menilai antusiasme pengunjung sangat tinggi, terlihat dari padatnya area acara sejak sore hingga malam selama dua hari penyelenggaraan.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 12 stan dihadirkan, termasuk promosi produk Indonesia oleh distributor lokal. Sejumlah aktivitas interaktif turut digelar, seperti permainan, peragaan busana, dan presentasi produk.

KBRI Phnom Penh menegaskan Phsaar Reatrei Indonesia telah menjadi bagian penting dari strategi diplomasi soft power Indonesia di Kamboja. Selain memperkuat citra positif Indonesia, kegiatan ini juga diharapkan membuka peluang perdagangan dan investasi, serta mempererat kerja sama budaya dan pariwisata kedua negara.