BERITA TERKINI
Pakistan Kerahkan Jet Tempur JF-17 Block III ke Arab Saudi di Tengah Negosiasi Iran-AS

Pakistan Kerahkan Jet Tempur JF-17 Block III ke Arab Saudi di Tengah Negosiasi Iran-AS

ISLAMABAD – Pakistan mengerahkan jet tempur JF-17 Thunder Block III ke Arab Saudi pada Sabtu, 11 April 2026, saat kerajaan itu menjadi tuan rumah negosiasi damai antara Iran dan Amerika Serikat. Langkah ini menyoroti dinamika kawasan Teluk, di mana jalur diplomasi berjalan beriringan dengan penguatan kesiapan militer.

Pengiriman tersebut menandai dimulainya aktivasi operasional awal Perjanjian Pertahanan Bersama Strategis Saudi-Pakistan yang ditandatangani pada 17 September 2025. Kehadiran pesawat tempur Pakistan di Arab Saudi dinilai memperlihatkan bagaimana postur pertahanan dapat menjadi faktor penyeimbang di tengah situasi regional yang sensitif.

Berdasarkan laporan Defence Security Asia yang dilansir CNN Indonesia pada Senin (13/04/2026), JF-17 Block III merupakan varian paling mutakhir yang dimiliki Pakistan. Pesawat ini dilengkapi radar Active Electronically Scanned Array (AESA), sistem peperangan elektronik yang ditingkatkan, serta rudal jarak jauh PL-15E.

Dari sisi operasional, JF-17 Block III disebut memiliki radius tempur yang fleksibel. Dengan bahan bakar internal, jangkauannya dapat mencapai sekitar 900 kilometer, meski dalam konfigurasi tertentu berada di kisaran 500 kilometer, bergantung pada misi yang dijalankan.

Kemampuan tersebut memungkinkan pesawat menjangkau wilayah pesisir timur Arab Saudi hingga sebagian besar kawasan Teluk Persia dari pangkalan Dhahran. Dengan demikian, JF-17 Block III dipandang relevan untuk misi patroli udara dan intersepsi garis depan, termasuk ketika jumlah armada yang tersedia relatif terbatas.

Pengembangan JF-17 merupakan hasil kerja sama Pakistan dengan Chengdu Aircraft Corporation dari Tiongkok. Meski tidak selalu dipandang sebagai platform superioritas udara utama oleh analis Barat, varian Block III dinilai menawarkan kombinasi kemampuan yang kompetitif untuk kebutuhan operasi regional.

Sebelumnya, Pakistan juga memperkenalkan JF-17 Block III dalam ajang World Defense Show di Riyadh sebagai bagian dari strategi ekspor pertahanan ke sejumlah negara, termasuk Arab Saudi.

Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman menegaskan hubungan strategis kedua negara dalam pernyataannya. “Arab Saudi dan Pakistan bersatu melawan agresor, selalu dan selamanya,” tulisnya.

Kehadiran jet tempur tersebut di tengah proses negosiasi Iran-AS memperlihatkan bahwa perkembangan kawasan tidak hanya ditentukan oleh meja perundingan, tetapi juga oleh kesiapan kekuatan militer yang menyertai proses diplomasi.