BERITA TERKINI
Pakar UI Usulkan Lima Langkah Diplomasi Indonesia Merespons Ketegangan AS–Israel dan Iran

Pakar UI Usulkan Lima Langkah Diplomasi Indonesia Merespons Ketegangan AS–Israel dan Iran

Ketegangan global meningkat setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran memicu balasan dari Teheran. Situasi ini menjadi perhatian di panggung internasional dan dinilai memerlukan respons politik serta diplomasi yang lebih tegas dari Indonesia.

Pakar hukum internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, menyarankan Pemerintah Indonesia mengambil sejumlah langkah melalui jalur diplomasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurutnya, langkah-langkah tersebut dapat dimulai dari sikap resmi mengutuk serangan hingga mendorong forum-forum PBB mengambil tindakan.

Hikmahanto menyampaikan lima saran. Pertama, Indonesia diminta mengutuk serangan Israel yang dinilai memulai terjadinya peperangan. Ia menyebut tindakan tersebut tidak sesuai dengan Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB yang mewajibkan negara menahan diri dari penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial negara lain. Pernyataan itu disampaikan pada Minggu (1/3/2026).

Kedua, Indonesia disarankan meminta Amerika Serikat menahan diri dalam pelibatan serangan Israel. Ketiga, Indonesia diminta mendorong Dewan Keamanan PBB menggelar sidang darurat untuk membahas serangan Israel.

Keempat, ia menyarankan Indonesia menyiapkan draf resolusi Majelis Umum PBB sebagai respons terhadap krisis yang dipandang melanggar Piagam PBB. Kelima, Indonesia diminta meminta Chairman BoP Donald Trump segera mengambil tindakan dan menggelar rapat darurat BoP guna membahas penghentian serangan.

Di tengah eskalasi tersebut, beredar pula kabar bahwa pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, gugur.