BERITA TERKINI
Mensesneg: Pemerintah Perkuat Kemandirian Nasional di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global

Mensesneg: Pemerintah Perkuat Kemandirian Nasional di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah terus memperkuat kemandirian nasional di tengah situasi geopolitik dunia yang dinilainya sedang tidak baik-baik saja.

"Arahannya dari dulu ya, mau kondisi seperti apa pun kan sudah jelas kita berusaha untuk mandiri," ujar Prasetyo saat ditemui di kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Senin.

Pernyataan itu disampaikan Prasetyo ketika menanggapi kemungkinan adanya arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran kabinet terkait eskalasi konflik global yang kian memanas, termasuk spekulasi mengenai potensi perang dunia ketiga.

Prasetyo menjelaskan, penguatan kemandirian nasional mencakup sejumlah sektor strategis, mulai dari pangan, energi, hingga ekonomi nasional. Menurutnya, langkah tersebut penting agar Indonesia tidak bergantung pada pihak luar apabila terjadi gejolak atau krisis global.

"Pertama, tentu mandiri pangan, kemudian mandiri energi, mandiri ekonomi. Supaya kalau terjadi sesuatu, ya kita tidak bergantung," jelasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Presiden Prabowo Subianto saat berpidato pada Annual Meeting Davos, World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1) sore waktu setempat, menegaskan Indonesia memilih jalur perdamaian dan stabilitas global.

"Jika Anda ingin mengambil satu hal dari pidato saya hari ini, inilah pesannya: Indonesia memilih perdamaian daripada kekacauan," kata Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan posisi Indonesia yang ingin menjalin persahabatan dengan semua pihak. "Kami ingin menjadi sahabat bagi semua. Tidak menjadi musuh bagi siapa pun. Seribu sahabat terlalu sedikit bagi kami, satu musuh terlalu banyak," sambungnya.

Prabowo menegaskan, sikap tersebut menjadi dasar arah dan kebijakan politik luar negeri Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi persahabatan, tanggung jawab, perdamaian, stabilitas, dan keberlanjutan.