Klub baseball Lorenz asal Kota Tangerang Selatan, Banten, meraih hasil menonjol pada ajang 2026 PONY Baseball Indonesia National Championships di Lapangan Baseball GBK, Senayan, Jakarta, yang berlangsung pada 9–13 Februari 2026. Lorenz menyapu tiga gelar juara sekaligus di kategori U8, U10, dan U12.
Selain tiga gelar tersebut, Lorenz juga menempatkan tim U14 sebagai runner-up setelah kalah bersaing dari klub Flash Jawa Barat. Capaian ini memastikan Lorenz mengamankan tiket ke turnamen tingkat Asia Pasifik serta internasional.
Keberhasilan di kejuaraan nasional ini membuat Lorenz U8 dijadwalkan tampil pada turnamen Pinto di Illinois, Amerika Serikat, pada 9–12 Juli 2026. Sementara itu, tim U10 akan berlaga di Manila, Filipina, pada 16–20 Juni 2026 menghadapi para juara Asia Pasifik. Tim U12 juga bersiap menuju Shanghai, China, pada 8–13 Juni 2026. Adapun Lorenz U14 tetap melanjutkan kiprah ke Manila pada 1–5 Juni 2026 meski berstatus runner-up.
Dari sisi individu, Devo Thee dari tim U8 dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) kategori U8. Sejumlah pemain Lorenz lainnya juga meraih penghargaan Player of the Match sepanjang kompetisi, di antaranya Jacob Sebastian, Giovanni Mikkel Yunarto, Sebastian Louis Wijaya, dan Ryuga Alexander Wang.
Lorenz yang rutin berlatih di lapangan softball Alam Sutera dinilai menunjukkan konsistensi performa dan kedalaman skuad di berbagai kelompok umur. Pencapaian di PONY 2026 juga memperpanjang tren positif klub tersebut pada awal 2026, setelah sebelumnya meraih tiga gelar pada ajang Little League Indonesia 2026.
Pada Little League Indonesia 2026, Lorenz memastikan partisipasi di level Asia Pasifik melalui kelolosan tim U12, U13, dan U16. Ketiganya dijadwalkan tampil pada Juni 2026, masing-masing di Korea Selatan (U12), Taiwan (U13), dan Jakarta (U16).
Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengprov Perbasasi Banten, Lisa Setiadarma, menilai capaian Lorenz sebagai hasil pembinaan berkelanjutan yang dilakukan secara sistematis di Banten. Ia berharap dukungan dari KONI dan Pemerintah Provinsi Banten dapat terus meningkat agar pembinaan usia dini semakin kuat dan mampu melahirkan atlet berprestasi di level dunia.
Rangkaian hasil Lorenz di PONY 2026 menjadi salah satu indikator berkembangnya pembinaan baseball usia dini. Dengan kesempatan tampil di turnamen Asia Pasifik hingga Amerika Serikat, ruang bagi atlet muda Indonesia untuk menguji kemampuan di panggung internasional dinilai semakin terbuka.

