PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) membukukan laba bersih (NPAT) sebesar Rp470 miliar sepanjang tahun buku 2025, di tengah ketidakpastian ekonomi global dan melemahnya permintaan konsumen.
Selain itu, perseroan mencatat underlying NPAT meningkat 57% menjadi Rp630 miliar. Kenaikan tersebut disebut mencerminkan penguatan profitabilitas serta eksekusi operasional yang lebih kuat.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pemegang saham menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, termasuk kinerja keuangan LPKR.
Sepanjang 2025, LPKR mencatat pendapatan Rp9,03 triliun dan EBITDA Rp1,37 triliun. Perseroan juga menutup tahun 2025 dengan posisi kas sebesar Rp1,96 triliun.
Perseroan menyatakan pencapaian tersebut menegaskan fokus disiplin pada bisnis inti Real Estate dan Lifestyle, peningkatan efisiensi berkelanjutan, serta pengelolaan keuangan yang prudent melalui pengendalian biaya dan upaya pengurangan utang.
RUPST juga menyetujui pengunduran diri Marlo Budiman dari jabatan Presiden Direktur. Dalam rapat yang sama, pemegang saham menyetujui pengangkatan Indra Yuwana sebagai Presiden Direktur dan Agus Arismunandar sebagai Wakil Presiden Direktur, dengan masa jabatan efektif sejak penutupan RUPST.
Selain itu, RUPST menyetujui pengangkatan Bambang Soesatyo, SE, MBA dan Theo L. Sambuaga sebagai Komisaris Independen, juga efektif sejak ditutupnya rapat.