Padang—Laboratorium Terpadu Universitas Negeri Padang (UNP) meraih akreditasi ISO/IEC 17025:2017 melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan nomor LT 1641UGN. Akreditasi ini menjadi pengakuan atas kompetensi laboratorium dalam melakukan pengujian sesuai standar yang ditetapkan.
Per 25 Mei 2022, Laboratorium Terpadu UNP dinyatakan lolos untuk 11 jenis pengujian dengan metode uji internasional, antara lain American Standard Testing and Material (ASTM), British Standard (BS), serta Standar Nasional Indonesia (SNI). Jenis pengujian yang terakreditasi mencakup pengujian kualitas batubara, kuat tekan beton, uji tarik, uji kekerasan bahan, serta pengujian X-Ray Diffraction (XRD).
Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., menyampaikan apresiasi atas capaian akreditasi tersebut. Ia juga mengimbau pelaku usaha, dunia industri, dan peneliti yang membutuhkan layanan pengujian bahan—baik pengujian mekanik maupun kandungan kimia dan fisika—untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Menurutnya, Laboratorium Terpadu UNP merupakan satu-satunya laboratorium di Sumatra Bagian Tengah yang terakreditasi ISO/IEC 17025.
Untuk pengujian kualitas batubara, Laboratorium Terpadu UNP menggunakan standar pengujian ASTM. Parameter yang dapat diukur meliputi nilai kalori, sulfur, kadar abu, zat terbang, dan kadar air. Sementara itu, pengujian kuat tekan beton dilakukan dengan mengacu pada SNI 1974:2011.
Laboratorium ini juga menyediakan pengujian kekuatan tarik dengan metode SNI 2052:2017. Selain itu, pengujian XRD digunakan untuk mengetahui profil kualitatif dan intensitas sinar X dengan metode BS EN 13925-1:2003, dan disebut telah memiliki pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia.
Adapun pengujian kekerasan bahan ditujukan untuk material logam maupun nonlogam dengan metode ASTM. Parameter yang diukur antara lain nilai kekerasan Brinell, Vickers, dan Rockwell.

