Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memproyeksikan realisasi investasi pada kuartal I-2026 mencapai Rp 497 triliun. Namun, proyeksi tersebut diperkirakan hanya tumbuh 7%.
Angka pertumbuhan ini melambat dibandingkan realisasi investasi pada kuartal I-2025 yang tercatat mampu tumbuh 15,6%.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyinggung proyeksi perlambatan tersebut di tengah situasi global yang dibayangi konflik. Ia menyatakan kondisi saat ini bukan situasi normal.