KAOHSIUNG, Taiwan — Puluhan perwakilan National Scout Organization (NSO) dari berbagai negara mengikuti 28th Asia-Pacific Scout Conference yang digelar di Kaohsiung City, Taiwan. Kegiatan ini berlangsung sejak 12 Oktober dan dijadwalkan berakhir pada 17 Oktober 2025.
Dalam rangkaian konferensi tersebut, salah satu sesi diisi dengan paparan persiapan penyelenggaraan Jambore Pramuka Regional Asia-Pasifik ke-33 oleh perwakilan Pramuka Filipina. Jambore ini dijadwalkan berlangsung pada 14–21 Desember 2025 di Kainomayan Scout Camp, Municipality of Botolan, Zambales, Filipina.
Penyelenggara mengundang Pramuka dari seluruh wilayah Asia-Pasifik untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Jambore Pramuka Regional Asia-Pasifik disebut sebagai salah satu agenda utama kepramukaan di kawasan, dengan tujuan memberi kesempatan tambahan bagi kaum muda usia 12–17 tahun untuk mengikuti kegiatan jambore setidaknya sekali seumur hidup sebagai seorang Pramuka.
Biaya perkemahan (camp fee) bagi peserta ditetapkan sebesar US$175,00. Sementara itu, pembina pendamping serta International Services Team (IST) dikenakan biaya sebesar US$200,00.
Sejumlah fokus kegiatan yang disampaikan meliputi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Global Development Village, Asia-Pacific Village, Faith Valley, kegiatan luar ruangan, serta pengenalan budaya tradisional setempat.

