BERITA TERKINI
Komandan IRGC: Iran Siap Hadapi Serangan AS atau Israel dengan “Jari di Pelatuk”

Komandan IRGC: Iran Siap Hadapi Serangan AS atau Israel dengan “Jari di Pelatuk”

Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Jenderal Mohammad Pakpour, memperingatkan bahwa Iran siap menghadapi agresi militer dari Amerika Serikat (AS) atau Israel dengan “jari di pelatuk”. Pernyataan itu disampaikan tak lama setelah Teheran mengklaim berhasil mengendalikan gelombang protes massal yang berlangsung selama beberapa pekan.

Demonstrasi besar di Iran pecah pada akhir Desember, dipicu oleh meningkatnya inflasi dan melemahnya mata uang nasional. Aksi tersebut kemudian berkembang menjadi kerusuhan disertai tuntutan politik. Otoritas Iran menyatakan kekerasan selama beberapa minggu menewaskan sedikitnya 3.000 orang, sembari menuduh AS dan Israel berada di balik upaya penghasutan kekacauan.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump beberapa kali melontarkan ancaman terhadap Teheran. Ia juga pernah menyampaikan kepada para demonstran Iran bahwa “bantuan sedang dalam perjalanan.”

Dalam pernyataannya yang dikutip Nournews pada Sabtu (24/1/2026), Pakpour mengatakan musuh-musuh Teheran akan menanggung konsekuensi “menyakitkan” jika terjadi serangan. Ia juga memperingatkan AS dan Israel agar tidak melakukan “kesalahan perhitungan” serta berjanji akan memberikan “nasib yang menyakitkan dan disesalkan” kepada setiap pihak yang mencoba melakukan agresi.

Pakpour menegaskan IRGC “lebih siap dari sebelumnya” dan “siap menembak” untuk membela Iran.

Sementara itu, setelah berulang kali mengancam penggunaan kekuatan militer terhadap Iran, Trump disebut meredam retorikanya pada akhir pekan lalu dengan menyatakan bahwa ia telah “meyakinkan” dirinya sendiri untuk tidak menyerang negara tersebut. Pernyataan itu muncul setelah sejumlah laporan menyebut serangan militer AS terhadap Republik Islam akan segera terjadi.