Kontingen Indonesia menutup partisipasi di ASEAN Para Games 2025 dengan menempati peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali. Indonesia mengoleksi 135 medali emas, 144 perak, dan 114 perunggu, dengan total 393 medali.
Tiga cabang olahraga menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Indonesia, yakni para atletik, para renang, dan para bulu tangkis. Para atletik menyumbang 43 emas, para renang 23 emas, dan para bulu tangkis 12 emas.
Tuan rumah Thailand keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan 175 emas, 155 perak, dan 158 perunggu, atau total 488 medali.
Malaysia berada di posisi ketiga dengan 64 emas, 64 perak, dan 73 perunggu (201 medali). Filipina menempati peringkat keempat dengan 45 emas, 37 perak, dan 52 perunggu.
Vietnam mengisi posisi kelima usai meraih 38 emas, 48 perak, dan 58 perunggu. Myanmar berada di urutan keenam dengan 20 emas, 17 perak, dan 20 perunggu, disusul Singapura di posisi ketujuh dengan 13 emas, tujuh perak, dan sembilan perunggu.
Timor Leste menempati peringkat kedelapan dengan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu. Laos berada di urutan kesembilan dengan dua emas, lima perak, dan sembilan perunggu. Brunei Darussalam menjadi juru kunci dengan satu emas, tiga perak, dan dua perunggu.
Klasemen akhir medali ASEAN Para Games 2025:
1. Thailand: 176 emas, 155 perak, 158 perunggu
2. Indonesia: 135 emas, 144 perak, 114 perunggu
3. Malaysia: 64 emas, 64 perak, 73 perunggu
4. Filipina: 45 emas, 37 perak, 52 perunggu
5. Vietnam: 38 emas, 48 perak, 58 perunggu
6. Myanmar: 20 emas, 18 perak, 20 perunggu
7. Singapura: 13 emas, 7 perak, 9 perunggu
8. Timor Leste: 3 emas, 1 perak, 1 perunggu
9. Laos: 2 emas, 5 perak, 9 perunggu
10. Brunei Darussalam: 1 emas, 3 perak, 2 perunggu

