BERITA TERKINI
Khutbah Idul Adha di UIN Jakarta: Ekonomi Syariah Dinilai Solusi Krisis Global

Khutbah Idul Adha di UIN Jakarta: Ekonomi Syariah Dinilai Solusi Krisis Global

Pengurus Masjid Fathullah UIN Jakarta menggelar salat Idul Adha 1429 H berjamaah di lapangan parkir Student Center, Senin (8/12). Salat Id dimulai pukul 07.00 dengan imam ustadz Khairul Fahmi S Sos I. Usai salat, ribuan jamaah yang mayoritas merupakan keluarga besar UIN Jakarta mendengarkan khutbah yang disampaikan Prof. Dr. H.M. Tahir Azhary SH.

Dalam khutbahnya, Tahir Azhary mengangkat tema “Ekonomi Syariah sebagai Solusi Krisis Ekonomi Global: Kembali kepada Ajaran Islam”. Ia menyampaikan pandangannya bahwa krisis global yang melanda hampir seluruh bagian dunia sejak September disebabkan oleh kegagalan sistem ekonomi kapitalis dalam mewujudkan kesejahteraan.

Menurutnya, ekonomi kapitalis bertumpu pada pemikiran manusia yang kebenarannya bersifat nisbi dan telah meninggalkan ajaran agama yang ia sebut mengandung kebenaran mutlak. Ia juga mengkritik prinsip kapitalisme yang menekankan perolehan keuntungan sebesar-besarnya dengan modal sekecil-kecilnya, karena dinilai mencerminkan karakter individualistik dan melanggar hak-hak sosial.

Tahir Azhary menambahkan, dalam sistem ekonomi kapitalis tidak dikenal prinsip tolong menolong (ta’awun) sebagaimana yang diperintahkan dalam Al-Quran surat Al-Maidah ayat 2. Ia menilai krisis global dapat dipandang sebagai peringatan keras dari Allah SWT kepada umat manusia, terutama Amerika Serikat, Inggris, dan sekutunya, yang ia tuding sering berbuat salah dan dosa, termasuk melalui invasi dan agresi di Afganistan dan Irak.

Ia menyebut fenomena krisis ekonomi global sebagai tantangan sekaligus peluang bagi umat Islam untuk bangkit dan menawarkan solusi di tingkat internasional melalui penerapan ekonomi syariah. Ia memandang kehancuran imperium kapitalisme dan imperialisme sebagai peluang bagi umat Islam untuk menggantikan posisi Barat dalam hal keunggulan sistem ekonomi Islam.

Guru Besar tidak tetap Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) itu menjelaskan bahwa tujuan ekonomi syariah adalah mewujudkan keadilan sosial dan ekonomi bagi setiap orang. Ia mengatakan ekonomi syariah menolak liberalisme dan individualisme yang dinilai lebih mementingkan kepentingan pribadi dan mengabaikan kepentingan umum. Menurutnya, solusi terhadap krisis global yang sedang dihadapi adalah kembali kepada ajaran Islam melalui penerapan ekonomi syariah.