BERITA TERKINI
Kezia Syifa, WNI Asal Tangerang yang Bergabung dengan Army National Guard AS

Kezia Syifa, WNI Asal Tangerang yang Bergabung dengan Army National Guard AS

Sebuah video yang beredar luas di media sosial menampilkan momen haru seorang ibu melepas anak perempuannya yang mengenakan seragam militer Amerika Serikat (AS). Sosok dalam video tersebut diketahui bernama Kezia Syifa, perempuan berusia 20 tahun asal Tangerang, Banten, yang kini bergabung dengan Army National Guard.

Video itu memicu rasa penasaran publik, terutama setelah diketahui Kezia masih berstatus Warga Negara Indonesia (WNI). Dalam rekaman yang viral, Kezia tampak berhijab dan berseragam militer, sementara sang ibu terlihat emosional saat melepasnya berangkat menjalani tugas dan pelatihan.

Kezia Syifa tercatat sebagai anggota Army National Guard di negara bagian Maryland. Ia merupakan bagian dari keluarga diaspora Indonesia yang menetap di AS. Bersama orang tuanya, Kezia pindah ke Maryland sejak pertengahan 2023 dengan status green card atau izin tinggal tetap.

Status green card tersebut memungkinkan Kezia memiliki akses legal untuk melanjutkan pendidikan sekaligus menentukan pilihan karier di AS. Lingkungan pendidikan dan peluang pengembangan diri yang ia temui di sana disebut mendorongnya memilih jalur militer sebagai sarana pembentukan karakter.

Army National Guard merupakan komponen cadangan militer AS yang berada di bawah kendali pemerintah negara bagian, namun dapat dikerahkan oleh pemerintah federal jika diperlukan. Berbeda dengan tentara aktif, anggota Garda Nasional menjalani kehidupan sipil dan mengikuti pelatihan militer paruh waktu, umumnya satu akhir pekan setiap bulan serta pelatihan tahunan selama dua pekan.

Didirikan sejak 1636, Army National Guard dikenal memiliki peran yang fleksibel, mulai dari penanganan bencana, keamanan dalam negeri, hingga misi militer di luar negeri.

Dalam penugasannya, Kezia disebut ditempatkan di bagian administrasi atau office, bukan di unit tempur. Saat ini ia masih berada dalam tahap pendidikan dan pelatihan militer. Meski masih berstatus WNI, Kezia dapat bergabung secara sah karena sistem militer AS memperbolehkan pemegang green card mengikuti rekrutmen selama memenuhi syarat hukum dan administratif.