Ketimpangan ekonomi global disebut semakin melebar seiring terkonsentrasinya kekayaan pada kelompok kecil orang superkaya. Dalam laporan tersebut, disebutkan sekitar 3.000 miliarder menguasai kekayaan dunia.
Informasi ini menyoroti kembali isu distribusi kekayaan yang tidak merata, ketika sebagian besar aset berada di tangan segelintir individu. Namun, rincian lebih lanjut mengenai periode data, metode perhitungan, maupun perbandingan dengan tahun-tahun sebelumnya tidak disertakan dalam materi yang tersedia.
Tanpa adanya data pendukung tambahan, laporan ini pada intinya menegaskan adanya konsentrasi kekayaan di tingkat global dan mengaitkannya dengan pelebaran ketimpangan ekonomi.

