Kementerian Haji dan Umrah menyatakan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini telah mempertimbangkan berbagai aspek keamanan. Pernyataan ini disampaikan menyusul munculnya kekhawatiran mengenai keamanan pelaksanaan ibadah Haji 2026 di tengah situasi konflik global.
Pemerintah juga disebut telah berkomunikasi dengan Menteri Haji Arab Saudi. Dari komunikasi tersebut, pemerintah memastikan situasi di Tanah Suci dalam kondisi aman.
Meski demikian, pemerintah menyiapkan sejumlah perencanaan darurat untuk memastikan keselamatan jemaah apabila terjadi peningkatan eskalasi. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya antisipasi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan jemaah selama pelaksanaan ibadah haji.

