Antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar di Vientiane, Laos, pada Senin, 16 Maret 2026, seiring kelangkaan BBM yang kian parah. Banyak pengendara dilaporkan harus menunggu hingga dua jam di SPBU yang masih beroperasi untuk mendapatkan bahan bakar.
Krisis ini dipicu dampak konflik di Timur Tengah yang mengganggu distribusi energi global. Dalam kondisi tersebut, lebih dari 40 persen dari total 2.538 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Laos dilaporkan tutup pada pekan sebelumnya, sementara sejumlah SPBU di ibu kota kehabisan pasokan. Beberapa stasiun memasang tanda kehabisan bahan bakar dan menghentikan layanan.
Laos sangat bergantung pada pasokan BBM dari Thailand. Namun, Thailand sempat menghentikan ekspor untuk menjaga cadangan dalam negeri. Meski pasokan darurat telah dikirim, ketersediaan BBM disebut cepat habis karena tingginya permintaan.
Kelangkaan ini memicu keluhan warga yang kesulitan memperoleh bahan bakar meski memiliki uang. Seorang guru, Vetthavixay Phaengvixay (29), mengatakan, “kadang kami punya uang, tetapi tidak ada bensin yang bisa dibeli,” menggambarkan situasi yang dihadapi masyarakat.
Di tengah antrean yang mengular, sebagian pekerja sektor informal terdampak langsung. Seorang pengemudi ojek menyebut terpaksa berhenti bekerja sementara apabila tidak menemukan BBM di dekat tempat tinggalnya.
Krisis pasokan juga mendorong kenaikan harga BBM. Harga solar dilaporkan naik hampir 50 persen menjadi 31.560 kip per liter. Laos juga mencatat kenaikan harga bensin premium terbesar kedua di dunia pada awal konflik.
Pemerintah memberlakukan pembatasan untuk mencegah penimbunan, termasuk melarang pengisian BBM ke wadah seperti botol. Selain itu, kementerian diminta membatasi pertemuan langsung dan masyarakat didorong beralih ke kendaraan listrik.
Sejumlah warga menyatakan terpaksa mengurangi mobilitas akibat kelangkaan BBM, meski kebutuhan sehari-hari tetap harus dipenuhi. Situasi ini menambah tekanan bagi Laos yang bergantung pada impor energi di tengah krisis global.

