BERITA TERKINI
Kapolri di Safari Ramadan KSPSI Surabaya: Persatuan Diperlukan Hadapi Krisis Global dan Jaga Iklim Investasi

Kapolri di Safari Ramadan KSPSI Surabaya: Persatuan Diperlukan Hadapi Krisis Global dan Jaga Iklim Investasi

SURABAYA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen bangsa untuk menghadapi dinamika global yang dinilai semakin tidak menentu. Pesan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan safari Ramadan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jawa Timur.

Dalam pertemuan tersebut, Sigit mengingatkan bahwa perubahan global berlangsung cepat, mulai dari konflik geopolitik, ketidakpastian ekonomi, hingga fluktuasi harga energi dunia. Menurutnya, kondisi ini dapat berdampak langsung terhadap stabilitas nasional.

Sigit mencontohkan kenaikan harga minyak dunia sebagai salah satu indikator situasi global yang tidak stabil dan berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi di dalam negeri. Karena itu, ia meminta seluruh elemen bangsa tetap solid agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan.

“Tentunya kondisi global implikasinya akan berdampak kepada situasi ekonomi di dalam negeri. Oleh karena itu seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat dan khususnya teman-teman buruh, kita semua harus solid menghadapi situasi yang ada,” ujar Sigit.

Ia menyampaikan pemerintah telah menempuh sejumlah langkah untuk meredam dampak dinamika global, salah satunya melalui diplomasi internasional guna menjaga stabilitas kawasan sekaligus melindungi kepentingan ekonomi nasional.

Selain itu, pemerintah juga mendorong program kemandirian nasional melalui penguatan sektor pangan dan energi agar Indonesia tidak bergantung pada negara lain dalam memenuhi kebutuhan strategis.

“Untuk bisa melakukan ini semua tentunya butuh kekompakan, butuh persatuan, butuh kebersamaan dari seluruh elemen bangsa,” katanya.

Sigit turut mengingatkan bahwa Indonesia pernah menghadapi situasi sulit dalam beberapa tahun terakhir, termasuk saat pandemi COVID-19 yang sempat membuat perekonomian nasional mengalami kontraksi. Namun, ia menilai kebersamaan seluruh elemen bangsa menjadi faktor yang membantu Indonesia bangkit dan kembali mencatat pertumbuhan ekonomi positif.

“Saya meyakini saat kita solid, maka kondisi apapun dan ancaman apapun kita akan bisa menghadapi. Program untuk mempersiapkan kemandirian bangsa harus terus kita dorong,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sigit juga menyinggung pentingnya menjaga iklim investasi yang kondusif di Indonesia. Ia menilai stabilitas keamanan serta persatuan masyarakat merupakan faktor penting untuk menarik investor dan menjaga pertumbuhan ekonomi.

Selain investasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian, terutama bagi kalangan pekerja agar mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Kapolri mengajak buruh, pemerintah, dan masyarakat untuk memiliki tekad yang sama dalam menjaga stabilitas nasional demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

“Mari kita bersama-sama satu tekad, satu langkah, satu barisan untuk menjaga agar Indonesia menjadi lebih baik dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutupnya.