BERITA TERKINI
Kapolri Ajak Buruh Perkuat Kekompakan Hadapi Dampak Situasi Global demi Indonesia Emas 2045

Kapolri Ajak Buruh Perkuat Kekompakan Hadapi Dampak Situasi Global demi Indonesia Emas 2045

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan kompak menghadapi dinamika situasi global yang dinilai berpotensi berdampak pada kondisi ekonomi di dalam negeri. Menurutnya, persatuan dan kesatuan menjadi kunci untuk menghadapi berbagai ancaman dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri acara silaturahmi dan safari Ramadan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Sigit meminta kalangan buruh, khususnya KSPSI, untuk tetap waspada dan menjaga kekompakan menyikapi perkembangan global, termasuk kenaikan harga minyak dunia. Ia menilai kondisi global memiliki implikasi yang dapat memengaruhi situasi ekonomi nasional.

“Tentunya kondisi global implikasinya akan berdampak kepada situasi ekonomi di dalam negeri. Oleh karena itu tentunya, menghadapi kondisi seperti ini seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat dan khususnya, teman-teman buruh, kita semua harus solid menghadapi situasi yang ada,” kata Sigit.

Sigit menyampaikan pemerintah telah melakukan berbagai upaya, termasuk diplomasi perdamaian, untuk menjaga stabilitas ekonomi global dan memastikan kondisi ekonomi Indonesia tetap terjaga. Selain itu, pemerintah juga disebut terus mendorong swasembada pangan dan energi agar Indonesia lebih mandiri dan tidak bergantung pada negara lain.

“Dan untuk bisa melakukan ini semua tentunya butuh kekompakan, butuh persatuan, butuh kebersamaan dari seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pengalaman Indonesia saat menghadapi pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, ketika perekonomian nasional sempat mengalami kontraksi. Namun, menurutnya, dengan semangat kebersamaan, ekonomi Indonesia dapat tumbuh kembali.

“Oleh karena itu, saya meyakini saat kita bersama-sama solid semuanya, maka kondisi apapun, ancaman apapun kita akan bisa menghadapi dan tentunya berbagai macam program dalam rangka mempersiapkan kita untuk bisa mandiri harus terus kita dorong, kita lakukan,” kata Sigit.

Selain aspek ketahanan ekonomi, Sigit menilai kekompakan juga penting untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif. Sejalan dengan upaya menarik investasi, ia menyebut peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) perlu terus dilakukan agar mampu bersaing dengan negara lain.

Menutup pernyataannya, Sigit kembali mengajak seluruh pihak untuk menyatukan tekad dan langkah demi masa depan Indonesia. “Oleh karena itu mari kita bersama-sama satu tekad, satu langkah, satu barisan untuk menjaga agar Indonesia ini akan menjadi lebih baik untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.