Praktisi olimpiade internasional Adwina Pakeh berkoordinasi dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Aceh Barat Teuku Kamarisal terkait rencana pelaksanaan “Olympiad Championship Asia Pacific and Sustainable Tourism 2026” yang akan digelar di Terengganu, Malaysia. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kacabdin Aceh Barat pada Selasa, 5 Mei 2026.
Dalam diskusi sekitar 30 menit itu, dibahas jadwal pelaksanaan olimpiade yang akan berlangsung dalam dua sesi. Untuk tingkat SLTP/MTs direncanakan pada Agustus 2026, sedangkan tingkat SLTA (MA/SMA/SMK sederajat) dijadwalkan pada September 2026.
Penyelenggaraan ajang ini juga disebut mengalami perluasan kerja sama dengan bergabungnya sejumlah negara baru di kawasan Asia Pasifik. Perluasan tersebut dinilai akan meningkatkan tingkat persaingan sekaligus memperluas jejaring internasional bagi para peserta.
Aceh Barat sebelumnya telah mengirimkan 12 peserta pada ajang serupa tahun lalu dan meraih delapan kategori juara di sejumlah bidang, di antaranya English Talk, Story Telling, Arabic Talk, dan Matematika. Para peserta juga dituntut memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik sebagai salah satu syarat utama kompetisi.
Teuku Kamarisal menyambut positif rencana pelaksanaan olimpiade internasional tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi peluang strategis untuk meningkatkan motivasi pelajar dalam mengasah kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kegiatan ini sangat penting untuk mendorong siswa berprestasi agar mampu bersaing di tingkat internasional. Kita berharap Aceh Barat dapat berpartisipasi aktif dan meraih prestasi lebih baik,” kata Kamarisal.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Pengawas Pendidikan Agama Islam Khairil Anwar serta perwakilan pihak sekolah, Suandi.