Sejumlah peristiwa internasional menjadi perhatian pembaca dalam sepekan edisi Senin (14/2/2022) hingga Minggu (20/2/2022). Dari meningkatnya ketegangan di perbatasan Rusia-Ukraina hingga keputusan Thailand terkait penamaan ibu kota, rangkaian kabar ini menyoroti isu keamanan, kebijakan, dan kejadian tak biasa di berbagai negara.
Salah satu berita yang banyak dibaca adalah cerita warga negara Indonesia (WNI) bernama Benni Sitanggang yang berada di Ukraina saat situasi memanas. Di tengah ancaman invasi Rusia—yang disebut-sebut menyiagakan lebih dari 100.000 tentara di sekitar perbatasan—sejumlah negara bahkan menganjurkan warganya meninggalkan Ukraina. Dalam kisahnya, Benni menyebut sudah diberi peta untuk berlindung di bungker.
Perhatian terhadap situasi Ukraina juga tercermin dari laporan lain terkait aktivitas militer Rusia. Foto satelit komersial terbaru yang dirilis sebuah perusahaan swasta Amerika Serikat menunjukkan kesibukan militer Rusia di beberapa lokasi dekat Ukraina, termasuk keberadaan pasukan serta aset seperti helikopter dan jet tempur. Temuan ini muncul di tengah kekhawatiran bahwa Moskwa dapat melancarkan serangan terhadap negara tetangganya tersebut.
Dari Asia Tenggara, Thailand mengumumkan perubahan nama ibu kota dari Bangkok menjadi Krung Thep Maha Nakhon. Pengumuman disampaikan oleh The Office of the Royal Society (ORST), lembaga independen di bawah pengawasan Perdana Menteri Thailand. Meski demikian, nama Bangkok disebut tetap diakui.
Selain isu geopolitik dan kebijakan, sejumlah peristiwa lain juga menyita perhatian. Sebuah pesawat AirAsia rute Kuala Lumpur menuju Tawau—kota Malaysia di pantai timur Pulau Kalimantan—melakukan pendaratan darurat setelah ditemukan ular di dalam pesawat. Maskapai mengonfirmasi pesawat berbelok dan mendarat tidak terjadwal. Dalam video yang viral, ular terlihat merayap di lampu kabin di atas kepala penumpang.
Dari Pakistan, sebuah laporan menyebut seorang ibu hamil menancapkan paku di kepalanya setelah mengikuti saran dukun agar melahirkan anak laki-laki. Dokter di Rumah Sakit Lady Reading di Peshawar menemukan paku sepanjang 5 cm tertancap di tengkoraknya, dan hasil pemindaian x-ray mengonfirmasi kondisi tersebut.
Di India, polisi menangkap seorang pria yang diduga dokter palsu setelah dituding menipu 17 wanita mapan. Menurut laporan India Today, pria bernama Bidhu Prakash Swain yang menggunakan nama samaran Ramesh Swain disebut berkenalan dengan korban secara online, mengaku sebagai dokter di situs kencan dan media sosial, lalu menikahi korban dan menceraikan mereka beberapa hari kemudian. Ia diduga meninggalkan para korban dengan alasan bepergian untuk bekerja dan menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah.
Sementara itu, sebuah kisah dari Spanyol kembali mencuat terkait seorang tahanan yang dinyatakan meninggal oleh tiga dokter, namun tiba-tiba bangun saat akan diotopsi. Peristiwa yang terjadi pada 7 Januari 2018 itu dialami Gonzalo Montoya Jimenez, narapidana berusia 29 tahun di lembaga pemasyarakatan berkeamanan tinggi di Asturias, yang saat itu ditahan karena perampokan dan sempat ditemukan tak sadarkan diri di selnya sebelum dipindahkan ke kamar mayat rumah sakit.
Rangkaian berita tersebut menjadi sorotan pembaca dalam sepekan, memperlihatkan beragam isu global—mulai dari perkembangan keamanan di Eropa Timur hingga kejadian tak terduga di berbagai belahan dunia.

