Sejumlah peristiwa internasional menonjol terjadi sepanjang Senin (27/5/2024) hingga Minggu (2/6/2024), mulai dari bencana longsor di Papua Nugini hingga perkembangan politik dan konflik di berbagai negara.
Dari Papua Nugini, pemerintah melaporkan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (27/5/2024) bahwa lebih dari 2.000 orang terkubur akibat tanah longsor di sebuah desa terpencil. Informasi tersebut dikutip dari salinan surat yang diperoleh AFP. Longsor besar itu terjadi di sebuah desa di lereng bukit di Provinsi Enga, setelah pegunungan Mugalo longsor pada Jumat dini hari dan mengubur rumah-rumah beserta warga yang sedang tidur di dalamnya.
Di Timur Tengah, serangan udara Israel di Rafah memicu kebakaran besar di area tenda pengungsi dan menewaskan 45 orang, menurut petugas medis. Peristiwa pada Senin (27/5/2024) itu menampilkan gambar anak-anak menjadi korban, yang kemudian memicu kemarahan para pemimpin global dan dinilai membahayakan perundingan gencatan senjata. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan serangan tersebut menyasar senior Hamas secara tepat, namun serangan itu dilaporkan memicu api yang cepat menyebar di tenda-tenda dan akomodasi darurat.
Masih terkait konflik, mantan bakal calon Presiden Amerika Serikat Nikki Haley menjadi sorotan setelah kedapatan menulis “Finish Them/Habisi Mereka” pada sebuah rudal Israel saat kunjungan di dekat perbatasan utara Israel dengan Lebanon. Unggahan yang dikutip menyebut tulisan itu ditampilkan oleh Danon, sementara foto yang dilaporkan Times of Israel memperlihatkan Haley berlutut menulis di rudal menggunakan spidol ungu.
Militer Israel pada Rabu (29/5/2024) juga menyatakan kini memiliki otoritas penuh di seluruh perbatasan darat wilayah Palestina setelah pasukan Israel menguasai zona penyangga di sepanjang perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir. Situasi ini terjadi setelah Israel menyerang Kota Rafah, wilayah yang disebut menjadi tempat pengungsian terpadat di Jalur Gaza. Serangan di Rafah disebut tetap dilanjutkan meski ada perintah dari Mahkamah Internasional untuk mengakhiri serangan terhadap Rafah.
Dari Amerika Serikat, mantan Presiden Donald Trump dinyatakan bersalah atas 34 tuduhan kejahatan terkait pembayaran uang tutup mulut pada 2016 kepada aktris film dewasa Stormy Daniels. Putusan ini disebut menjadi pertama kalinya dalam sejarah seorang mantan Presiden AS dihukum atas tuduhan pidana. Trump sebelumnya, pada April, mengaku tidak bersalah atas 34 dakwaan yang menuduhnya memalsukan catatan bisnis.
Di Meksiko, kekerasan menjelang pemilu kembali terjadi. Kandidat Wali Kota Izucar de Matamoros, Jorge Huerta Cabrera, dilaporkan terbunuh pada Jumat (31/5/2024), kurang dari 48 jam sebelum pemilu. Kejaksaan Negara Bagian Puebla, lokasi Izucar de Matamoros berada, menyatakan langsung melakukan penyelidikan atas kematian Cabrera.
Sementara itu, dari agenda diplomasi, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto di sela KTT Keamanan Asia Shangri-La Dialogue di Singapura pada Sabtu (1/6/2024). Berdasarkan laporan situs web Kepresidenan Ukraina, Zelensky mengucapkan selamat kepada Prabowo atas kemenangan dalam Pilpres pada Maret lalu, serta menyinggung kebutuhan Ukraina akan dukungan dari Indonesia dan menyatakan kesiapan memperbanyak pasokan produk pertanian.

