BERITA TERKINI
Kabar Dunia Sepekan: Klarifikasi Pejabat China soal Efektivitas Vaksin hingga Netizen Indonesia Ancam Pasangan Gay Thailand

Kabar Dunia Sepekan: Klarifikasi Pejabat China soal Efektivitas Vaksin hingga Netizen Indonesia Ancam Pasangan Gay Thailand

Sejumlah peristiwa internasional menjadi perhatian pembaca sepanjang sepekan, mulai dari klarifikasi pejabat kesehatan China mengenai pernyataannya tentang efektivitas vaksin Covid-19 buatan negaranya, hingga sorotan terhadap serangan warganet Indonesia kepada pasangan gay asal Thailand. Di sisi lain, situasi pandemi di Brasil dilaporkan kian memburuk, sementara Inggris menutup rangkaian prosesi pemakaman Pangeran Philip.

Berikut rangkuman berita internasional terpopuler edisi Senin (12/4/2021) hingga Minggu (18/4/2021).

Klarifikasi pejabat CDC China soal vaksin
Direktur Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) China, Gao Fu, memberikan klarifikasi setelah pernyataannya memicu pemberitaan bahwa ia mengakui vaksin Covid-19 buatan China kurang efektif. Gao menolak narasi dari sejumlah media asing yang menyebut dirinya “mengakui” vaksin negaranya tidak terlalu melindungi dari virus. Dalam wawancara eksklusif dengan Global Times, ia menjelaskan bahwa pernyataannya muncul dalam konteks diskusi ilmiah global mengenai efikasi vaksin.

Pasangan gay Thailand terima hujatan dan ancaman
Sorotan juga tertuju pada pasangan gay asal Thailand yang mengunggah foto pernikahan mereka. Salah satu mempelai, Suriya Koedsang, menyampaikan bahwa setelah foto tersebut beredar di Facebook, mereka menerima komentar negatif, termasuk hujatan dan ancaman mati dari netizen Indonesia. Momen yang semula menjadi perayaan justru membuat mereka merasa takut.

Serbuan warganet Indonesia jadi perhatian
Gelombang komentar warganet Indonesia terhadap pasangan tersebut turut memunculkan pembahasan lebih luas mengenai perilaku tidak sopan di media sosial. Dalam rangkaian pemberitaan, disebutkan adanya ancaman mati yang dilontarkan kepada pasangan itu. Kasus ini kemudian dibawa ke jalur hukum, dan disebutkan pula bahwa para netizen Indonesia yang mencaci mereka tidak bisa masuk Thailand.

Ritual Kumbh Mela di India diikuti kabar ratusan positif Covid-19
Dari India, video dan laporan tentang ritual Kumbh Mela di sungai Gangga menjadi perhatian. Jutaan umat Hindu mandi di sungai tersebut pada awal pekan untuk mengikuti ritual. Setelahnya, ratusan orang yang menghadiri kegiatan itu, termasuk sembilan pemuka agama, dilaporkan dinyatakan positif Covid-19 di kota Haridwar, Uttarakhand. Sungai Gangga dipandang suci oleh umat Hindu, dan berenang di dalamnya diyakini dapat membersihkan dosa serta membawa keselamatan.

Covid-19 memburuk di Brasil, rumah sakit kewalahan
Di Brasil, memburuknya pandemi dilaporkan membuat rumah sakit kewalahan. Disebutkan bahwa rumah sakit terpaksa mengintubasi pasien tanpa ditenangkan karena ketersediaan obat penenang menipis. Di Rumah Sakit Albert Schweitzer, Rio de Janeiro, dokter dilaporkan mengikat pasien di ranjang agar dapat dipasangi ventilator. Tenaga medis juga disebut mengencerkan obat penenang serta memberikan penghambat neuromuskuler agar pasien tidak berontak.

Pemakaman Pangeran Philip dan sorotan pada monarki modern
Dari Inggris, pemakaman Pangeran Philip menandai akhir rangkaian prosesi setelah wafatnya suami Ratu Elizabeth II. Kematian Pangeran Philip juga disebut menjadi pengingat bahwa masa pemerintahan Ratu Elizabeth II—pemimpin monarki terlama dalam sejarah Inggris—sedang memasuki fase akhir. Para ahli menilai, ketika anak-anak dan cucu Ratu meningkatkan tugas kerajaan, transisi ke generasi berikutnya berpotensi menjadi periode yang tidak stabil.

Tren foto “bukti terima paket” di Filipina
Sementara itu, dari Filipina muncul cerita ringan tentang warga yang diminta berfoto sebagai bukti menerima paket. Sejumlah orang berpose dengan gaya yang dianggap aneh dan menggelitik. Foto-foto tersebut diunggah akun Asians di Facebook dan diberitakan World of Buzz pada Senin (22/3/2021), menampilkan penerima paket bergaya ala model dengan pakaian seadanya di rumah masing-masing.