BERITA TERKINI
Kabar Dunia Sepekan: Iran Soroti Celah Keamanan Negara Teluk hingga Pesawat AS Jatuh di Kuwait

Kabar Dunia Sepekan: Iran Soroti Celah Keamanan Negara Teluk hingga Pesawat AS Jatuh di Kuwait

Sejumlah peristiwa internasional menandai dinamika konflik di Timur Tengah dalam sepekan terakhir. Di tengah perang yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS), berbagai perkembangan muncul, mulai dari pola serangan drone Iran, situasi pertahanan udara negara-negara Teluk, hingga insiden jatuhnya pesawat AS di Kuwait.

Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah penilaian bahwa Iran tengah mengeksploitasi celah keamanan di kawasan Teluk dengan meningkatkan serangan drone jarak jauh. Sejumlah analis menilai langkah tersebut merupakan upaya Teheran untuk menekan AS agar segera mengakhiri perang yang sedang berlangsung. Lembaga think tank Institute for the Study of War (ISW) dan Critical Threats Project dari American Enterprise Institute juga menyoroti adanya perbedaan strategi serangan Iran terhadap wilayah yang berbeda.

Di sisi lain, sebuah pesawat AS dilaporkan ditembak jatuh di Kuwait di tengah eskalasi perang. Kabar tersebut dikonfirmasi Komando Pusat AS (Central Command/Centcom), sebagaimana dilaporkan Wall Street Journal pada Selasa (2/3/2026). Namun, Centcom tidak merinci jenis pesawat yang ditembak jatuh.

Negara-negara di kawasan Teluk Persia juga disebut berpacu dengan waktu untuk menghadapi gelombang serangan drone dan rudal dari Iran. Meski sistem pertahanan udara buatan AS sejauh ini dinilai mampu meminimalkan kerusakan, muncul kekhawatiran mengenai menipisnya stok amunisi. Negara-negara Arab kaya minyak di kawasan tersebut diketahui memiliki sistem pertahanan udara mutakhir yang terintegrasi dengan militer AS.

Dari Moskwa, Rusia akhirnya angkat bicara terkait bantuan militer kepada Iran setelah serangan yang dilancarkan AS dan Israel pada Sabtu (28/2/2026). Kremlin menyatakan Iran belum meminta bantuan militer dari Rusia. Pernyataan itu disampaikan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan pada Kamis (5/3/2026), sebagaimana dilaporkan AFP.

Di kawasan lain, Komando Pertahanan Ruang Angkasa Amerika Utara (NORAD)—komando gabungan AS dan Kanada—melaporkan dua pesawat Rusia jenis TU-142 terbang di dekat Alaska pada Rabu (4/3/2026). Menanggapi pergerakan tersebut, NORAD mengerahkan 12 pesawat tempur, termasuk jet generasi kelima F-35 dan F-22, sebagaimana dilansir AFP.

Sementara itu, Iran juga mengeklaim telah melancarkan serangan drone besar-besaran yang menyasar Israel serta sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Teluk. Serangan tersebut terjadi ketika konflik memasuki pekan kedua. Militer Iran pada Sabtu (7/3/2026) menyatakan angkatan lautnya berada di balik operasi itu, sebagaimana dimuat kantor berita resmi Iran, IRNA.