BERITA TERKINI
Jerman Mulai Kurangi Ketergantungan pada AS, Fokus Perkuat Keamanan Mandiri dan Aliansi Global

Jerman Mulai Kurangi Ketergantungan pada AS, Fokus Perkuat Keamanan Mandiri dan Aliansi Global

Duta Besar Jerman untuk Indonesia dan ASEAN, Ralf Beste, mengatakan Jerman mulai mengambil langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat (AS) di tengah meningkatnya ketidakpastian kebijakan luar negeri Washington.

Menurut Beste, Berlin perlu berinvestasi lebih besar pada keamanan dan kedaulatan sendiri untuk menjaga kemakmuran jangka panjang. Ia menilai Jerman tidak bisa lagi mengandalkan dukungan AS seperti sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan Beste saat diskusi Middle Powers Conference—Alignments and Realignments in the Next New World Order yang diadakan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) di St. Regis Jakarta, Jakarta Selatan, Selasa, 14 April 2026.

Beste juga mengulas dinamika hubungan transatlantik setelah pidato Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di Munich Security Conference. Meski pidato Rubio dinilai lebih tenang dibanding retorika Presiden Donald Trump, Beste menilai terdapat pergeseran mendasar dalam cara AS memandang sekutu-sekutunya di Eropa.

“Kami harus melangkah maju. Kami harus berinvestasi lebih banyak pada keamanan yang menjadi dasar kemakmuran kami, karena kami tidak bisa lagi mengandalkan bantuan Amerika yang tanpa syarat dan ramah seperti sebelumnya,” ujar Beste.

Ia menyoroti adanya perbedaan visi antara narasi Barat yang dibawa kepemimpinan AS saat ini dan nilai-nilai negara Eropa. Dalam konteks tersebut, Jerman disebut tidak lagi memandang AS sebagai pelindung otomatis, melainkan mitra yang posisinya perlu dikelola dengan hati-hati.

Sebagai antisipasi jika hubungan transatlantik memburuk, Beste mengatakan Jerman tengah membangun jaringan aliansi yang lebih tangguh dengan kekuatan menengah lain.

Di sisi lain, Beste menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak situasi ekonomi global yang dipengaruhi ketegangan AS-Iran. Ia menilai tingginya tingkat integrasi ekonomi Jerman membuat negara itu rentan terhadap gangguan rantai pasok global, yang menurutnya dapat menjadi ancaman langsung bagi kelas menengah di Jerman.

“Sama seperti banyak negara lain di dunia, kami sangat khawatir tentang dampak yang dapat ditimbulkan bagi ekonomi global. Kami sangat terintegrasi di dalamnya hari ini, dan itulah yang menjadi fokus kekhawatiran kami,” kata Beste.