BERITA TERKINI
Jepang Tekankan Stabilitas Hubungan AS-China Usai Telepon Trump dan Xi

Jepang Tekankan Stabilitas Hubungan AS-China Usai Telepon Trump dan Xi

JAKARTA — Pemerintah Jepang menekankan pentingnya stabilitas hubungan antara Amerika Serikat dan Tiongkok bagi Jepang dan komunitas internasional, menyusul pembicaraan telepon antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.

Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Kei Sato, mengatakan stabilitas hubungan kedua negara tersebut menjadi faktor penting bagi situasi global. Ia juga menyampaikan Jepang akan terus mendorong China agar menjalankan tanggung jawabnya sesuai dengan posisinya, dengan merujuk pada hubungan kepercayaan yang kuat antara Jepang dan sekutunya, Amerika Serikat.

Trump menyatakan bahwa ia membahas sejumlah isu penting dengan Xi, termasuk perdagangan dan Taiwan. Pembahasan Taiwan terjadi di tengah ketegangan antara Tokyo dan Beijing yang sebelumnya dipicu oleh pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada November mengenai keadaan darurat seputar pulau tersebut.

Menanggapi percakapan telepon Trump dan Xi, pemimpin Taiwan Lai Ching-te menyebut hubungan antara Taiwan dan Amerika Serikat “sangat kuat”, serta menyatakan program kerja sama antara kedua pihak akan tetap tidak berubah.

Sementara itu, menurut Kementerian Luar Negeri China, Xi menyampaikan kepada Trump bahwa Taiwan merupakan isu terpenting dalam hubungan China-AS dan “tidak akan pernah diizinkan untuk terpisah dari Tiongkok.” Xi juga mengatakan Amerika Serikat harus menangani penjualan senjata ke Taiwan “dengan hati-hati.”

Sebelumnya pada Desember, pemerintahan Trump mengumumkan paket besar penjualan senjata ke Taiwan senilai lebih dari 11 miliar dolar AS, atau sekitar Rp185,7 triliun.