BERITA TERKINI
Jalan HR Rasuna Said: Koridor Strategis Jakarta untuk Ekonomi, Pemerintahan, dan Diplomasi

Jalan HR Rasuna Said: Koridor Strategis Jakarta untuk Ekonomi, Pemerintahan, dan Diplomasi

Jalan HR Rasuna Said menjadi salah satu kawasan vital di DKI Jakarta. Di ruas jalan sepanjang 4,9 kilometer ini berdiri gedung-gedung tinggi serta beragam pusat aktivitas bisnis dan masyarakat, menjadikannya salah satu koridor penting bagi mobilitas dan kegiatan perkotaan.

Peran kawasan ini tidak hanya sebagai pusat perkantoran swasta. Jalan HR Rasuna Said juga dikenal sebagai sentra diplomasi, dengan lebih dari 30 Kedutaan Besar yang berkantor di sekitarnya. Sejumlah negara yang disebut memiliki perwakilan di kawasan ini antara lain Aljazair, Belanda, Bosnia dan Herzegovina, Yunani, Hungaria, India, Malaysia, Polandia, Rusia, Arab Saudi, Singapura, Swiss, Turki, dan Ukraina.

Di sisi lain, Jalan HR Rasuna Said juga menjadi titik kawasan pemerintahan pusat. Tercatat terdapat 15 kantor kementerian/lembaga di area tersebut. Beberapa di antaranya adalah Kementerian Kesehatan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kementerian PPN/Bappenas, Komisi Pemberantasan Korupsi, serta Ombudsman.

Karena posisinya yang strategis dan besarnya konsentrasi aktivitas, pemerintah memberi perhatian pada pembangunan infrastruktur transportasi di koridor ini. Selain dilayani jalur TransJakarta, lintasan LRT juga melintas di atas jalur tersebut. Akses menuju stasiun MRT dan KRL pun disebut relatif mudah karena lokasinya tidak jauh dari kawasan Jalan HR Rasuna Said.

Dari sisi ekonomi, kawasan ini berperan sebagai salah satu penggerak perputaran aktivitas bisnis Jakarta. Disebutkan terdapat lebih dari 200 gedung perkantoran swasta, pusat perbelanjaan, rumah sakit internasional, serta hunian vertikal yang tersebar di area tersebut.

Dengan fungsi yang bertumpuk—mulai dari pusat bisnis, pemerintahan, hingga diplomasi—Jalan HR Rasuna Said kerap dipandang sebagai salah satu urat nadi aktivitas Jakarta.