Tel Aviv — Israel dilaporkan bersiap mengalokasikan anggaran hampir tiga perempat miliar dolar AS untuk kegiatan hasbara, yang kerap disebut sebagai diplomasi publik.
Menurut laporan The Jerusalem Post pada Rabu (6/5), anggaran hasbara Israel naik menjadi 730 juta dolar AS, atau sekitar Rp12,7 triliun.
Kenaikan anggaran tersebut disebut sebagai sinyal kekhawatiran Tel Aviv terhadap memburuknya citra Israel di tingkat global setelah perang di Gaza dan meluasnya konflik di kawasan.