Teheran memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur minyak di Pulau Kharg dapat memicu dampak besar terhadap pasar energi dunia. Peringatan itu disampaikan Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Laksamana Muda Alireza Tangsiri, melalui unggahan di platform X pada Senin, 16 Maret 2026.
Dalam pernyataannya, Tangsiri menilai penargetan fasilitas minyak di Pulau Kharg akan mengubah dinamika harga minyak global. “Anda sudah menguji Iran sekali melalui Selat Hormuz,” tulis Tangsiri. Ia menambahkan, jika pengendalian atas Selat Hormuz telah menciptakan indikator baru bagi harga minyak, maka serangan terhadap Kharg akan menciptakan “persamaan baru yang berbahaya dan belum pernah terjadi sebelumnya” bagi harga serta distribusi energi global.
Pulau Kharg dikenal sebagai pusat utama ekspor minyak Iran, yang menangani sekitar 90 hingga 95 persen pengiriman minyak mentah negara tersebut. Pada 2025, pulau itu menangani rata-rata antara 1,54 juta hingga 1,7 juta barel minyak per hari. Selain menjadi komponen penting dalam sistem energi Iran, Kharg juga disebut sebagai sumber utama pendapatan pemerintah.
Peringatan dari Teheran muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat mengatakan bahwa militer AS telah menghancurkan seluruh target militer di Pulau Kharg. Trump juga mengancam akan menyerang infrastruktur minyak di pulau tersebut jika Iran terus menghalangi kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz.
Iran diketahui secara efektif menutup Selat Hormuz sejak 1 Maret, setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Sejak itu, eskalasi konflik berlanjut dengan Iran melancarkan serangan drone dan rudal terhadap Israel, Yordania, Irak, serta sejumlah negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat. Rangkaian serangan tersebut juga dilaporkan berdampak pada pasar global serta sektor penerbangan di kawasan.

