BERITA TERKINI
Iran: Keputusan Diplomasi atau Konfrontasi Ada di Tangan AS

Iran: Keputusan Diplomasi atau Konfrontasi Ada di Tangan AS

Iran menyatakan pilihan untuk menyelesaikan konflik melalui jalur diplomasi atau melanjutkan pendekatan konfrontatif berada di tangan Amerika Serikat (AS). Teheran menegaskan siap menghadapi kedua kemungkinan tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, mengatakan bahwa saat ini AS menentukan arah langkah berikutnya. “Sekarang bola ada di tangan Amerika Serikat untuk memilih jalur diplomasi atau melanjutkan pendekatan konfrontatif,” ujarnya kepada para diplomat di Teheran, seperti disiarkan televisi pemerintah IRIB, Minggu (3/5/2026).

Gharibabadi menambahkan Iran telah menyiapkan diri untuk berbagai skenario demi melindungi kepentingan nasionalnya. “Iran, dengan tujuan untuk mengamankan kepentingan dan keamanan nasionalnya, siap untuk kedua jalur tersebut,” katanya.

Dalam rangkaian peristiwa sebelumnya, AS dan Israel memulai serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan itu memicu pembalasan dari Teheran terhadap sekutu AS di Teluk serta penutupan Selat Hormuz.

Gencatan senjata diumumkan pada 8 April melalui mediasi Pakistan, lalu dilanjutkan pembicaraan di Islamabad pada 11–12 April. Namun, pembicaraan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan. Setelah itu, Presiden AS Donald Trump disebut memperpanjang gencatan senjata secara sepihak tanpa menetapkan batas waktu baru, atas permintaan Pakistan.

Sementara itu, laporan juga menyebut pemerintahan Trump berupaya membentuk koalisi internasional untuk memulihkan lalu lintas maritim di Selat Hormuz. Sejak 13 April, AS dilaporkan memberlakukan blokade angkatan laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di jalur perairan tersebut.