Teheran — Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismaeil Baqaei, mengatakan Iran belum melakukan negosiasi apa pun dengan Amerika Serikat (AS) selama 31 hari terakhir.
Menurut Baqaei, yang terjadi adalah AS mengajukan permintaan negosiasi disertai sejumlah proposal yang diterima Iran melalui beberapa perantara, termasuk Pakistan. Ia menegaskan posisi Iran tetap jelas di tengah situasi yang disebutnya sebagai berlanjutnya agresi militer dan kekerasan AS dengan intensitas tinggi.
Baqaei menyatakan Iran saat ini mencurahkan seluruh upaya untuk membela kedaulatan negara. Ia juga mengatakan Iran tidak akan melupakan apa yang disebutnya sebagai “pengkhianatan diplomasi” yang terjadi dua kali dalam waktu kurang dari setahun.
Ia menambahkan, dalam 31 hari terakhir bangsa Iran menunjukkan tekad untuk membela tanah air, identitas, dan budaya, serta menjaga kehormatan dan martabat negara. Dalam pernyataannya, Baqaei juga menyebut sejumlah nama yang merujuk pada kemampuan pertahanan Iran, serta menegaskan keyakinan bahwa Iran memahami cara menundukkan musuh-musuhnya sesuai kehendaknya.

