BERITA TERKINI
Intelijen AS Klaim China Kembangkan Senjata Nuklir Generasi Baru, Beijing Membantah

Intelijen AS Klaim China Kembangkan Senjata Nuklir Generasi Baru, Beijing Membantah

Badan intelijen Amerika Serikat meyakini China tengah mengembangkan generasi baru senjata nuklir. Informasi itu dilaporkan CNN pada Sabtu, dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui penilaian intelijen tersebut.

Menurut klaim badan intelijen AS, China disebut telah melakukan uji coba nuklir eksplosif pada Juni 2020. Washington menilai langkah tersebut mencerminkan ambisi Beijing untuk memodernisasi kemampuan nuklirnya hingga menjadi yang paling maju di dunia dari sisi teknologi.

Pengembangan yang dimaksud, menurut laporan itu, mencakup pembuatan rudal yang mampu membawa beberapa hulu ledak nuklir berukuran kecil. Selain itu, China juga diduga sedang mengembangkan senjata nuklir taktis berkekuatan ledak rendah, yang disebut sebelumnya belum dimiliki negara tersebut.

Menanggapi laporan tersebut, juru bicara Kedutaan Besar China di Washington, DC, Liu Pengyu, menyatakan AS telah memutarbalikkan dan menjelekkan kebijakan nuklir China. Ia menyebut narasi itu sebagai manipulasi politik yang ditujukan untuk mengejar hegemoni nuklir serta menghindari tanggung jawab perlucutan senjata nuklir.

Liu juga membantah tuduhan uji coba nuklir yang dialamatkan kepada China. Ia mengatakan tuduhan tersebut tidak berdasar dan menuding AS berupaya mengarang alasan untuk melanjutkan uji coba nuklirnya sendiri.