Intelijen Amerika Serikat menyebut China bersiap mengirim sistem pertahanan udara ke Iran. Informasi tersebut memicu reaksi keras dari Presiden AS Donald Trump, yang dilaporkan murka atas perkembangan itu.
Namun, rincian mengenai jenis sistem pertahanan udara yang dimaksud, jadwal pengiriman, serta tanggapan resmi dari pemerintah China maupun Iran tidak dijabarkan dalam data yang tersedia. Pernyataan intelijen AS itu muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah.
Di sisi lain, daftar berita terpopuler yang menyertai laporan tersebut turut menyoroti berbagai isu lain, mulai dari pergeseran tren konsumsi di China, pergerakan harga minyak akibat perang Iran, hingga perkembangan ekonomi dan olahraga internasional.