BERITA TERKINI
Industri Padat Karya di Nganjuk Siapkan Diversifikasi Pasar dan Produk untuk Jaga Ekspor di Tengah Gejolak Global

Industri Padat Karya di Nganjuk Siapkan Diversifikasi Pasar dan Produk untuk Jaga Ekspor di Tengah Gejolak Global

Pelaku industri padat karya di Nganjuk, Jawa Timur, menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga kinerja ekspor di tengah dinamika pasar global yang dipengaruhi konflik di Timur Tengah. Salah satunya disampaikan Direktur PT Mitra Saruta Indonesia, Hoo Yanto Andrian, yang menyebut perusahaannya telah terbiasa menghadapi situasi ekonomi dunia yang bergejolak.

Yanto mengatakan PT Mitra Saruta Indonesia telah menekuni ekspor selama lebih dari tiga dekade, sehingga pengalaman menghadapi perubahan pasar global menjadi modal dalam merespons kondisi terkini. Ia menyampaikan hal itu dalam acara Site Visit dan Media Briefing Kementerian Keuangan bertema “Kemenkeu Dukung Sektor Padat Karya Dukung Pertumbuhan Ekonomi” di Nganjuk, Kamis (16/4/2026).

Menurut Yanto, pasar utama perusahaan saat ini masih berpusat di Jepang dan Amerika Serikat. Namun, strategi pemasaran disebut semakin agresif untuk memperluas jangkauan, baik dengan mempertahankan pasar tradisional maupun membuka kawasan baru. Ia menyebut perusahaan telah mengekspor ke Afrika Selatan dan Mesir, serta tetap melayani sejumlah pasar Eropa yang selama ini menjadi tujuan, termasuk Portugal dan Spanyol, secara berkelanjutan.

Yanto juga menyinggung ketahanan perusahaan ketika pandemi Covid-19. Ia menyebut penurunan ekspor sempat mencapai 50 persen. Meski demikian, dalam empat bulan pemulihan diklaim sudah berada pada kisaran 40 hingga 80 persen, dan dalam satu tahun hampir kembali ke sekitar 90 persen.

Ia menilai kemampuan pemulihan tersebut didukung oleh ketersediaan produk alternatif. Produk ini, menurutnya, menjadi solusi ketika pasar membutuhkan substitusi dengan harga lebih murah, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.