BERITA TERKINI
Indonesia–Shizuoka Teken MoU Konservasi Satwa Liar, Program Breeding Loan Komodo Disiapkan

Indonesia–Shizuoka Teken MoU Konservasi Satwa Liar, Program Breeding Loan Komodo Disiapkan

Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dan Gubernur Prefektur Shizuoka, Jepang, Yasutomo Suzuki menandatangani memorandum of understanding (MoU) kerja sama perlindungan dan konservasi satwa liar. Kesepakatan ini berfokus pada program breeding loan komodo (Varanus komodoensis) sebagai bagian dari penguatan kolaborasi bilateral di bidang konservasi keanekaragaman hayati.

Dalam siaran pers Kementerian Kehutanan yang dikutip Minggu (29/3), kerja sama tersebut disebut sebagai tonggak untuk memperkuat diplomasi konservasi Indonesia di tingkat global, sekaligus mendorong upaya pelestarian satwa langka melalui pendekatan kolaboratif antara lembaga konservasi kedua pihak.

MoU itu juga ditujukan untuk mempererat hubungan persahabatan Indonesia dan Jepang, meningkatkan kontribusi kedua pihak dalam perlindungan serta konservasi satwa liar, dan mendorong peningkatan kesadaran publik terhadap keanekaragaman hayati.

Dalam pelaksanaannya, kedua pihak menegaskan komitmen pada prinsip kesejahteraan satwa dan kepatuhan terhadap ketentuan internasional, termasuk Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES).

Raja Juli Antoni menyatakan kerja sama ini tidak semata pertukaran satwa, melainkan bagian dari Diplomasi Hijau (Green Diplomacy) sebagai komitmen jangka panjang Indonesia dalam menjaga warisan biodiversitas dunia. Ia juga menilai program breeding loan memiliki nilai strategis untuk memperkuat edukasi publik dan meningkatkan kesadaran internasional mengenai pentingnya konservasi.

Kesepakatan ini akan ditindaklanjuti melalui perjanjian implementasi antara lembaga konservasi di Indonesia dan Prefektur Shizuoka, yakni iZoo dan Kebun Binatang Surabaya. Tahap lanjutan tersebut mencakup pengaturan teknis pemeliharaan, transportasi, serta pengawasan satwa.

Kementerian Kehutanan menegaskan seluruh pelaksanaan program akan dilakukan secara hati-hati, transparan, serta sesuai peraturan perundang-undangan nasional dan standar internasional.

Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia–Jepang dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang. Dalam kunjungan itu, Presiden Prabowo juga bertemu Kaisar Naruhito dan Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara.